Berita

Aksi Damai Karyawan PT. Permata Hijau Indonesia: Protes Terhadap Kebijakan Kebun Langgam yang Dianggap Merugikan

1584
×

Aksi Damai Karyawan PT. Permata Hijau Indonesia: Protes Terhadap Kebijakan Kebun Langgam yang Dianggap Merugikan

Sebarkan artikel ini

Pelalawan – Pada Jumat, 5 Januari 2024, sekitar pukul 07:56 WIB, karyawan pemanen PT. Permata Hijau Indonesia (PHI) di Desa Kemang, Kabupaten Pelalawan, Provinsi Riau, menggelar aksi protes damai. Aksi ini merupakan respons terhadap kebijakan PT. PHI Unit Kebun Langgam yang tetap mempekerjakan mereka meskipun areal panen dilanda banjir.

Aksi protes di depan kantor kebun melibatkan seluruh karyawan SKU, BHL, dan kontrak, mengecam keputusan manajemen yang dianggap tidak memperhatikan risiko tinggi saat panen di tengah banjir. Kondisi banjir juga memengaruhi hasil kerja mereka, menciptakan ketidakpuasan terutama terkait upah yang dinilai rendah.

Advertisement
Scroll ke bawah untuk lihat konten

Karyawan menyoroti rendahnya upah yang hanya Rp 7.500 per ton untuk lansir buah dan Rp 16.500 per ton untuk lansir tarik panjang, jauh di bawah standar yang biasa mereka terima. Keluhan ini telah disampaikan kepada manajemen, namun belum mendapatkan respons yang memuaskan.

Dalam aksi tersebut, humas PT. PHI Unit Kebun Langgam, Yusman, menyambut tuntutan karyawan dan berjanji untuk menyampaikannya kepada kantor pusat Direksi di Medan. Namun, keputusan atas tuntutan diharapkan pada Senin, 8 Januari 2024.

Saat dihubungi tim, Yusman belum memberikan tanggapan terkait aksi protes. Karyawan menyayangkan lambannya respons dan merasa tidak diperhatikan oleh perusahaan. Mereka menghentikan sementara aktivitas kerja mulai 5 Januari 2024. Menyampaikan perasaan kecewa dan merasa tidak adil, karyawan berharap janji perusahaan dapat diwujudkan.(Tim)

Bersambung…

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *