Berita

Belum Satu Bulan Diresmikan PJ Bupati, Proyek Pembangunan Jembatan Sei Darma Bakti Ruas Jalan Hamparan Perak-Puluh Manan, Mulai Tampak Kerusakan

523
×

Belum Satu Bulan Diresmikan PJ Bupati, Proyek Pembangunan Jembatan Sei Darma Bakti Ruas Jalan Hamparan Perak-Puluh Manan, Mulai Tampak Kerusakan

Sebarkan artikel ini

Deli Serdang- suaramassa.co.id – Proyek pembangunan Jembatan di Desa Paluh manan Kecamatan Hamparan Perak, Kabupaten Deli Serdang yang beberapa pekan lalu di resmikan oleh PJ Bupati Deli Serdang HM Ali Yusuf Siregar, kini mulai tampak dibagian sisi kiri dan kanan Badan jalan jembatan terdapat kerusakan. Diduga tak sanggup menahan beban muatan saat mobil melintas atau minimnya Bahan campuran aspal yang dipergunakan pihak vendor. Senin (26/02/2024)

Proyek Pembangunan Jembatan senilai Rp 6,537,978,000,- yang di kerjakan CV RAZASA AGUNG yang sumber dananya dari P.APBD Kab Deli Serdang tahun 2023. Terkesan seperti tidak sesuai bestek saat dikerjaan,

Advertisement
Scroll ke bawah untuk lihat konten

Satu Tahun lebih baru bisa diselesai oleh pihak Vendor, namun baru beberapa pekan lalu di resmikan PJ Bupati, sekarang sudah terlihat betapa buruknya hasil dari pada pekerjaan tersebut, ungkap warga yg enggan namanya disebutkan.

Tak sampai disitu, molornya waktu penyelesaian pekerjaan sempat ramai diberitakan oleh beberapa media online yg ada di sumut. Menunjukan buruknya kinerja para Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) proyek tersebut.

Saat temuan ini dikonfirmasikan ke sekertaris SDABMBK Suparno, melalui pesan singkat yang dikirimkan awak media,
Beliau menjawab,

“Pekerjaan belum dibayar 100% dan masa pemeliharaannya masi ada, jadi nanti kita suruh perbaiki dulu bang, sebelum dibayar” jawab Suparno singkat.

Warga masyarakat barharap agar pihak BPK/ BPKP dan aparat penegak hukum (APH)segera melalukan evaluasi hasil kerja proyek dinas plat merah tersebut.

Bagi para pejabat PPK dinas Sda BMBK kedepannya harus lebih teliti lagi dalam menentukan pihak pemenang tender, serta lebih memperhatikan kualitas pekerjaan itu sendiri, agar tidak terkesan bahwa pihak penerima pekerjaan adalah titipan orang dalam. Ungkap salah seorang tokoh masyarakat yang tak jauh tempat tinggalnya dari lokasi jembatan tersebut.**

(H²)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *