Padangsidimpuan – Setelah mengikuti Pendidikan Kerja Lapangan (PKL) selama hampir lima bulan, siswa dan siswi SMKN 1 Sangkunur, Kabupaten Tapanuli Selatan, resmi menutup kegiatan pelatihan di CV. Nava Bange, Sabtu (8/2/2026).
Program PKL yang berlangsung sejak 6 Oktober 2025 hingga 12 Februari 2026 tersebut difokuskan pada pendidikan dan pelatihan pembenihan serta pembesaran ikan air tawar, air payau, dan udang. Kegiatan ini diselenggarakan di Kelurahan Lembah Lubuk Manik, Kecamatan Padangsidimpuan Hutaimbaru, Kota Padangsidimpuan.
Selama mengikuti PKL, para siswa mendapatkan pembekalan keterampilan teknis dan praktik langsung di bidang perikanan dan kelautan, termasuk penerapan teknologi budidaya modern. Program ini bertujuan membentuk lulusan yang terampil dan memiliki kompetensi di bidang perikanan.
Direktur CV. Nava Bange yang juga pembimbing dan instruktur, Dr. Toga Mahaji, dalam sambutannya menyampaikan harapan agar ilmu dan pengalaman yang diperoleh selama PKL dapat diterapkan serta dikembangkan di daerah masing-masing.
“Diharapkan para siswa dan siswi yang telah mengikuti pendidikan dan pelatihan ini dapat menjadi ujung tombak di lingkungan masyarakatnya dalam mengembangkan sektor perikanan. Dengan begitu, hasil perikanan dapat meningkatkan nilai ekonomi dan kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.
Pada sesi penutupan, Dr. Toga Mahaji juga memperkenalkan dua buku karyanya yang baru dicetak dan diluncurkan kepada guru pembimbing PKL. Kedua buku tersebut berjudul “Air Laut Jadi Uang” dan “Emas Hijau di Pesisir Barat”.
Acara penutupan ditandai dengan penyerahan sertifikat kepada seluruh peserta sebagai bukti telah menyelesaikan Pendidikan dan Pelatihan PKL di bidang Perikanan dan Kelautan.
Dengan berakhirnya program ini, diharapkan para siswa SMKN 1 Sangkunur semakin siap terjun ke dunia kerja maupun mengembangkan usaha perikanan secara mandiri di daerahnya masing-masing.












