Tapsel suaramassa.co.id,- Beredarnya chat digrup WhatsAp di Puskesmas Pintu Padang Kecamatan Batang Angkola Kabupaten Tapanuli Selatan terkait pengembalian uang dana BOK yang sudah masuk ke rekening pegawai/ staf kepada bendahara puskesmas membuat gerah elemen mahasiswa dan masyarakat.
Bukan tanpa alasan jika hal tersebut terjadi di salah satu puskesmas maka implikasinya dapat juga terjadi diseluruh puskesmas di Tapanuli Selatan.
Hal ini disampaikan oleh Ibrahim Cholil Pohan selaku Ketua TAMU yang memegang bukti chat whastAp grup tersebut.
“Analisa kami bahwa Plt. Kepala Dinas Kesehatan Tapanuli Selatan dinilai gagal dalam menjalankan tugas dan tanggung jawabnya sebagai Plt. Kepala Dinkes Tapsel dan kami juga menduga kuat bahwa Plt. Kadis Kesehatan Tapsel ada bermain mata dengan Kepala Puskesmas se-Tapanuli selatan dalam hal tersebut”, ujarnya.
Lain halnya tanggapan Abd. Yazid SMTP pemerhati pembangunan dan juga berprofesi sebagai jurnalis di Tapanuli Selatan menyatakan (9/5/2023) jika dugaan ini benar terjadi maka ini sudah masuk dalam kategori kejahatan yang luar biasa.
” Saya baca dimedia online Aktifis TAMU terus melakukan aksi unjuk rasa di Medan namun sampai saat ini belum ada tindakan dari pihak Aparat Penegak Hukum”, ungkapnya.
Jika salah satu bukti ini telah dipegang oleh TAMU dan mereka terus melakukan aksi demo maka sudah selayaknya ini ditanggapi serius oleh pihak hukum.
A. Nst












