Metro Lampung. || – “ drs Sudarsono MM ” mantan Ketua DPRD kota Metro periode tahun 2009 – 2014, dan yang saat kini Ketua Dewan Pimpinan Cabang ( DPC ) Partai Gerindra kota Metro, menghadiri Perayaan Peringatan Maulid Nabi Muhamad Saw, 1445 H, bertempat di Masjid ” Al Isro’ ” 23 polos, jalan Wr Supratman kelurahan Karangrejo Metro utara, saptu 30/09/2023.
Dalam Peringatan Maulid Nabi Muhamad Saw kali ini sebagai Penceramah ” Syaikhul Ulum Syuhadak MPD, Pengurus Pondok Pesantren Walisongo sukajadi lampung tengah yang mengambil judul Ilmu yang bermanfaat.
drs Sudarsono dalam sambutannya mengatakan ; Terimakasih saya sampaikan, saya selaku Tokoh masyarakat intinya saya ingin menjelaskan kepada yang hadir disini, sejarah Masjid Al Isro, dimana dahulu hanya berlantaikan tanah dengan dinding terbuat dari geribik, Alhamdulilah sekarang sudah bagus dan besar serta menjadi pusat pengajian warga masyarakat karangrejo polos.
Ini semua berkat kita mau bersatu untuk menyamakan persepsi dalam membangun masjid yang kita gunakan untuk beribadah. ucapnya.
Selanjutnya ; Saya sangat bangga sekali dengan hadirnya warga umat Muslim 23 polos, yang begini antusias, hingga ratusan orang, dan saya ingin warga karangrejo bisa seperti dahulu, tidak terpecah belah, Pembangunan bagus, keamanan kondusif, kegotongroyongannya baik, karena kelurahan karangrejo ini masih bersifat kultur. dan karena 23 polos ini berbasis NU maka unsur itu yang kita kedepankan sebagai edukasi, ujarnya.
Ada sebuah ayat Alquran yang mengatakan tiga hal yang akan dibawa oleh orang mati ; satu,; Doa anak Sholeh, atau Sholeha, dua ; Ilmu yang bermanfaat, dan tiga Sedekat jariah.
Untuk ini saya mengajak, mari kita tingkatkan ukuwah Islamiyah, dan berhati hatilah, jangan mudah terprovokasi, karena sekarang banyak aliran garis keras, kita semua banyak mendengar disana sini ada kejadian yang katanya Ajaran sesat, serta Terorisme, tetapi mudah mudahan semua itu dapat dicegah dengan kita, warga bersatu menyamakan persepsi di kelurahan karangrejo ini perihal tersebut tidak akan terjadi. Pungkasnya.
Reporter : Glenk Susanto as












