Kaur, Suaramassa.co.id – Mahasiswa Pencinta Alam dari Universitas Indonesia siap mendaki dan tundukan Gunung Patah Raje Mendare Kabupaten Kaur.
Pendakian di mulai pada hari Selasa (5/8) dari Desa Manau IX 2 Kecamatan Padang Guci Hulu Kabupaten Kaur Provinsi Bengkulu.
Tracking jalan di bantu warga sekitar sebagai penunjuk jalan, sedangkan peralatan sudah dipersiapkan matang oleh tim pendakian.
57 Mapala dari UI dari berbagai fakultas disambut langsung oleh Camat Padang Guci Hulu Arbi Sairani,S.IP dan Kades Manau IX 2 Gunawan.
Untuk penginapan sementara sebelum berangkat menerjang hutan belantara Raje Mendare, Mapala UI menginap di rumah Kepala Desa Manau IX 2.
Ketua Tim Pendakian Dimas mengatakan kegiatan ini di beri nama Satria Hutan Indonesia (SHI) dengan tema mendaki, mengabdi dan memberi arti.
“Ada beberapa kegiatan dari Mapala UI yakni pengabdian ke masyarakat dan pendakian ke Gunung Patah, pelaksanaanya selama dua Minggu,” ujar Ketua Mala UI Dimas, Senin (4/8) saat wawancara didampingi Camat Padang Guci Hulu Arbi Sairani,S.Ip dan Kades Manau IX 2 Gunawan.
Dimas juga mengatakan sebelum tanggal 17 Agustus 2025, seluruh Mapala UI sudah turun gunung untuk mengikuti upacara Hari Ulang Tahun Republik Indonesia di Kecamatan Padang Guci Hulu.
“Untuk tracking sudah diatur oleh tim, nantinya jika terjadi kendala bisa saja jalur tracking ke Pagar Alam Provinsi Sumatera Selatan,” ujarnya.
Selain itu lanjut Dimas, kegiatan ini bertujuan mengenalkan potensi alam yang ada di wilayah hutan Raje Mendare terutama Gunung Patah, sebagai tempat wisata alam.
“Kita akan mengenalkan Gunung Patah ke Dunia terutama di Indonesia, sehingga menjadi salah satu data tarik pariwisata,” ungkapnya.
Camat Padang Guci Hulu Arbi Sairani,S.IP berharap kepada seluruh Mapala UI yang hadir dapat membantu mempromosikan potensi wisata alam yang ada di Kabupaten Kaur khusunya di Padang Guci Hulu.
“Saya sangat berharap Mapala UI dapat mempromosikan potensi alam yang ada d Padang Guci Hulu ini, terutama Gunung Patah, sehingga banyak pendaki yang mau mendatangi lebatnya hutan menuju Gunung Patah,” ujar Arbi Sairani.
Senada Kades Manau IX 2 Gunawan mengatakan warga desa nantinya yang ikut serta sebagai petunjuk jalur, bukan hanya itu saja Pemerintah Desa Manau IX 1 dan 2 sudah menyiapkan tim untuk memantau dan membantu pelaksanaan kegiatan dari Mapala UI.
“Ya, mudah mudahan berjalan lancar, selamat sampai tujuan dan sukses dalam perencanaan, ” tutupnya.












