BeritaPemerintahan

Warga Lubuk Soting Minta Dilibatkan Kelola Eks Kebun PT Torus Ganda, Bupati Rohul Siap Fasilitasi

78
×

Warga Lubuk Soting Minta Dilibatkan Kelola Eks Kebun PT Torus Ganda, Bupati Rohul Siap Fasilitasi

Sebarkan artikel ini

ROKAN HULU – Puluhan warga Desa Lubuk Soting, Kecamatan Tambusai, Kabupaten Rokan Hulu, mendatangi rumah dinas Bupati Rokan Hulu, Rabu (20/5/2026), untuk menyampaikan aspirasi terkait pengelolaan eks kebun Tambusai Timur milik PT Torus Ganda yang kini berada di bawah pengelolaan PT Agrinas Palma Nusantara (APN).

Dalam audiensi tersebut, masyarakat meminta agar warga setempat diberi ruang untuk terlibat sebagai mitra resmi dalam pengelolaan kebun yang berada di wilayah desa mereka. Aspirasi itu disampaikan langsung kepada Bupati Rokan Hulu, Anton, ST., MM, di hadapan sejumlah pejabat daerah.

Advertisement
Scroll ke bawah untuk lihat konten

Pertemuan berlangsung tertib dan kondusif. Hadir dalam kesempatan itu Kepala Dinas Perkebunan Rokan Hulu, sejumlah pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Kepala Desa Lubuk Soting, tokoh masyarakat, pengurus koperasi, serta perwakilan warga.

Masyarakat menegaskan, tuntutan yang mereka sampaikan bukan bentuk penolakan terhadap kehadiran PT Agrinas Palma Nusantara, melainkan harapan agar program pengelolaan perkebunan yang dijalankan negara turut memberikan manfaat langsung bagi masyarakat lokal.

Sebelumnya, warga telah mengirimkan surat resmi kepada PT Agrinas Palma Nusantara pada 17 Mei 2026. Surat tersebut berisi permohonan agar masyarakat Desa Lubuk Soting diberi kesempatan untuk bermitra dalam pengelolaan kebun eks PT Torus Ganda.

Selain melalui surat, masyarakat juga telah menggelar aksi damai beberapa waktu lalu sebagai bentuk dukungan terhadap keberadaan perusahaan sekaligus menyuarakan keinginan agar warga setempat tidak hanya menjadi penonton di daerah sendiri.

Tokoh masyarakat Lubuk Soting, Robaa Nasution, menegaskan bahwa keinginan masyarakat sangat sederhana, yakni agar koperasi yang sebelumnya pernah mereka miliki dapat kembali dikelola oleh anggota koperasi itu sendiri.

“Kami hanya ingin koperasi yang dulu milik kami bisa kami kelola kembali. Setidaknya kami diberi kesempatan menjadi mitra dalam pengelolaan kebun tersebut, karena kebun itu berada di wilayah Desa Lubuk Soting. Kami mendukung kehadiran Agrinas dan program negara, tetapi kami berharap masyarakat juga dilibatkan,” ujar Robaa.

Ia menambahkan, di sejumlah daerah lain koperasi masyarakat tetap dikelola oleh pengurus dan anggotanya sendiri.

“Di tempat lain, koperasi dikelola oleh pengurusnya sendiri. Mengapa kami yang merupakan anggota koperasi justru tidak diberi kesempatan untuk mengelolanya?” katanya.

Menanggapi aspirasi tersebut, Bupati Anton menyatakan Pemerintah Kabupaten Rokan Hulu akan memfasilitasi komunikasi dengan manajemen PT Agrinas Palma Nusantara.

Menurut dia, pemerintah daerah berkepentingan memastikan aspirasi masyarakat tersampaikan secara utuh dan mendapat perhatian serius dari perusahaan.

“Saya akan menyampaikan tuntutan masyarakat ini kepada pihak PT Agrinas Palma Nusantara dan segera melakukan koordinasi dengan pihak terkait,” kata Anton.

Bupati juga mengimbau masyarakat untuk tetap menjaga keamanan dan ketertiban, serta mengedepankan dialog sebagai jalan utama dalam mencari solusi.

Audiensi ini diharapkan menjadi titik awal terbangunnya komunikasi yang konstruktif antara masyarakat, pemerintah daerah, dan pihak perusahaan, sehingga tercipta solusi yang adil dan mampu mengakomodasi kepentingan seluruh pihak.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *