BeritaPemerintahan

Maknai Tahun Baru Islam 1448 H, Wabup Rohul Ajak Masyarakat Perkuat Spirit Hijrah dan Jaga Marwah Negeri Seribu Suluk

19
×

Maknai Tahun Baru Islam 1448 H, Wabup Rohul Ajak Masyarakat Perkuat Spirit Hijrah dan Jaga Marwah Negeri Seribu Suluk

Sebarkan artikel ini

ROKAN HULU– Suasana religius dan penuh kekhidmatan mewarnai pelaksanaan Pengajian Akbar dalam rangka memperingati Tahun Baru Islam 1448 Hijriah yang digelar di halaman Masjid Jami Al-Barokah, Dusun Suka Maju, Desa Koto Baru, Kecamatan Kunto Darussalam, Sabtu (20/6/2026). Kegiatan tersebut dihadiri langsung oleh Wakil Bupati Rokan Hulu H. Syafaruddin Poti, SH, MM bersama sejumlah pejabat daerah dan ratusan masyarakat dari berbagai desa di Kecamatan Kunto Darussalam.

Turut mendampingi Wakil Bupati dalam kegiatan tersebut, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa (DPMPD) Prasetyo, M.IP, Kepala Dinas Koperasi, Transmigrasi dan Tenaga Kerja Suparno, S.Hut, MM, Camat Kunto Darussalam, serta unsur Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam).

Advertisement
Scroll ke bawah untuk lihat konten

Pengajian akbar menghadirkan penceramah nasional, Pengasuh Pondok Pesantren Darunnajah Lampung, Gus Fuad Hasyim, yang menyampaikan tausiyah tentang makna hijrah dan pentingnya meningkatkan kualitas ibadah serta kepedulian sosial dalam kehidupan sehari-hari.

Antusiasme masyarakat terlihat sejak awal acara. Mereka memadati halaman masjid untuk mengikuti rangkaian kegiatan yang berlangsung dengan penuh kekeluargaan dan nuansa keislaman. Momentum Tahun Baru Islam dimanfaatkan sebagai sarana mempererat ukhuwah Islamiyah sekaligus memperkuat nilai-nilai kebersamaan di tengah masyarakat.

Dalam sambutannya, Wakil Bupati Syafaruddin Poti menegaskan bahwa pergantian tahun hijriah harus dimaknai sebagai momentum evaluasi diri dan semangat untuk melakukan perubahan ke arah yang lebih baik.

“Semangat hijrah hendaknya menjadi inspirasi bagi kita semua untuk meningkatkan keimanan dan ketakwaan, memperkuat persatuan, serta bersama-sama membangun Kabupaten Rokan Hulu yang lebih maju dan sejahtera,” ujar Syafaruddin Poti.

Ia juga mengingatkan bahwa Rokan Hulu yang dikenal sebagai Negeri Seribu Suluk memiliki identitas keagamaan yang kuat dan menjadi kebanggaan masyarakat. Menurutnya, nilai-nilai spiritual tersebut harus terus dipelihara dan diwariskan kepada generasi muda sebagai fondasi kehidupan bermasyarakat dan berbangsa.

Sementara itu, dalam tausiyahnya, Gus Fuad Hasyim mengajak seluruh jamaah menjadikan Tahun Baru Islam sebagai momentum memperbanyak amal saleh, memperkuat hubungan dengan Allah SWT serta meningkatkan kepedulian terhadap sesama.

Kegiatan yang berlangsung dengan khidmat itu ditutup dengan doa bersama untuk keselamatan, kemajuan, dan keberkahan bagi masyarakat Desa Koto Baru, Kecamatan Kunto Darussalam, serta Kabupaten Rokan Hulu secara keseluruhan. Pengajian akbar tersebut sekaligus menjadi wadah mempererat silaturahmi antara pemerintah daerah dengan masyarakat dalam memperkuat syiar Islam di Negeri Seribu Suluk.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *