BeritaHukum

SPBU Bagan Batu Disorot, Dugaan Pelangsiran BBM Subsidi Kembali Mencuat

17
×

SPBU Bagan Batu Disorot, Dugaan Pelangsiran BBM Subsidi Kembali Mencuat

Sebarkan artikel ini

Rokan Hilir —Suaramassa.co.id
Aktivitas di SPBU 14.289.6103 yang berada di kawasan Bagan Batu, Kabupaten Rokan Hilir, kini menjadi sorotan masyarakat. Warga menduga SPBU tersebut telah lama menjadi lokasi aktivitas pelangsiran BBM jenis solar dan Pertalite yang dilakukan secara berulang oleh kendaraan tertentu.

Pantauan dan informasi yang diterima di lapangan menyebutkan, sejumlah kendaraan yang diduga digunakan untuk melangsir BBM terlihat mondar-mandir melakukan pengisian berulang kali. Warga menilai kendaraan yang digunakan cenderung itu-itu saja dan aktivitas tersebut berlangsung sepanjang hari.

Advertisement
Scroll ke bawah untuk lihat konten

Kondisi tersebut membuat sebagian masyarakat mengaku gerah. Mereka mempertanyakan bagaimana aktivitas pengisian BBM dalam jumlah berulang dapat berlangsung apabila memang tidak sesuai dengan ketentuan penyaluran BBM bersubsidi.

Dugaan tersebut semakin menjadi perhatian setelah beredar rekaman yang memperlihatkan sebuah mobil Panther sedang memuat BBM solar yang disebut-sebut berasal dari aktivitas pelangsiran di SPBU tersebut. BBM itu kemudian diduga dikumpulkan dalam jumlah besar sebelum dibawa menuju salah satu gudang yang oleh warga disebut-sebut berkaitan dengan seseorang berinisial AN. Manurung.

Masyarakat meminta aparat penegak hukum dan instansi terkait tidak hanya melakukan pengawasan secara administratif, tetapi juga turun langsung memeriksa pola pengisian kendaraan yang diduga melakukan pelangsiran berulang.

Sorotan warga juga semakin tajam karena lokasi SPBU tersebut disebut berada tidak jauh dari pos lalu lintas. Kondisi itu menimbulkan pertanyaan di tengah masyarakat: jika aktivitas pengisian berulang tersebut memang terjadi secara terbuka, sejauh mana pengawasan terhadap distribusi BBM bersubsidi telah dilakukan?
Warga berharap aparat kepolisian, Pertamina, dan instansi terkait segera melakukan pengecekan terhadap rekaman, kendaraan yang diduga melakukan pengisian berulang, volume penyaluran, serta tujuan distribusi BBM setelah keluar dari SPBU.

Jika dugaan tersebut terbukti, masyarakat meminta adanya tindakan tegas terhadap pihak-pihak yang terlibat.
Kini bola berada di tangan aparat dan instansi berwenang. Publik menunggu apakah dugaan pelangsiran BBM bersubsidi di SPBU 14.289.6103 akan ditindaklanjuti secara serius atau kembali berhenti sebagai keluhan masyarakat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *