Mesuji | Suaramassa.co.id | – Masyarakat marga Buay Mencurung atau keturunan mencurung.
Saidi selaku ketua keturunan mencurung dan kawan – kawan yang terbentuk terdiri dari 6 ( enam) umbul, apriyadi ketua GWI tulang bawangmenghadiri undangan Rapat terkait sengketa lahan Masyarakat Buay Mencurung dengan PT. SIP (Sumber Indah Perkasa). Undangan diberikan langsung oleh jajaran polres Mesuji.
Pertemuan Buay Mencurung dengan pihak perusahaan perihal pemberitahuan dan penanganan penyelesaian permasalahan lahan Aset Buay Mencurung dalam HGU PT.SIP (Sumber Indah Perkasa) yang terletak di Desa Talang Batu Kecamatan Mesuji Timur Kabupaten Mesuji.
Rapat berlangsung di ruang kerja Reskrim polres Mesuji, Senin(21/08/23) di hadiri oleh Kuasa Masyarakat Adat Buay Mencurung diantaranya H. Johanis Damiri, S.E.,M.Sc.,Ph.D, Sadam Husein, Sayusi, Saidi, Sai’in, dan Herwan Abdullah.
Dan beberapa orang tokoh adat Megow Pak Tulang Bawang.
Turut hadir juga warga masyarakat Buay Mencurung untuk mendengar serta menyaksikan hasil keputusan rapat tanah adat seluas 3500 H tersebut yang di kuasai oleh PT.SIP ( Sumber Indah Perkasa) selama 32 tahun tanpa kejelasan terhadap keturunan marga buay mencurung atau keturunan mencurung.
Di ruang terpisah Hamid Bsc, menuturkan terkait persoalan lahan tanah seluas 3500 H selama 32 tahun di garap dan kuasai pihak perusahaan pada hari ini kita duduk bersama pihak penegak hukum Polres Mesuji dan dari Kejaksaan Negeri Mesuji. Serta Dinas Perkim Mesuji , Kesbangpol Mesuji , BPN Mesuji , tokoh adat mego pak tulang bawang , dari pihak perusahaan diantaranya Pasu P.Sinaga PT. SIP Ardiansyah PT.SIP yang mewakili.
Dalam hal ini kita menunggu hasil warkah yang akan di gelar pada tanggal 04 . September 2023 akan datang ,” tutupNya.
SMM:(Tim)












