BeritaPemerintahan

Bupati Rokan Hulu Hadiri Rapat Koordinasi TPID se-Provinsi Riau Bahas Pengendalian Inflasi Menjelang Ramadan dan Idul Fitri

137
×

Bupati Rokan Hulu Hadiri Rapat Koordinasi TPID se-Provinsi Riau Bahas Pengendalian Inflasi Menjelang Ramadan dan Idul Fitri

Sebarkan artikel ini

Pekanbaru – Bupati Rokan Hulu Anton, ST, MM, hadir dalam rapat koordinasi tingkat tinggi Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) se-Provinsi Riau yang digelar di Gedung Daerah Balai Serindit, Kota Pekanbaru, pada Selasa (11/3/2025). Rapat ini bertujuan untuk membahas strategi pengendalian inflasi menjelang Ramadan dan Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) Idul Fitri 1446 H.

Rapat tersebut dipimpin oleh Gubernur Riau Abdul Wahid dan dihadiri oleh Forkopimda Provinsi Riau, Kepala Perwakilan Bank Indonesia (BI) Riau Panji Achmad, Kepala BPS Riau Asep Riyadi, serta seluruh bupati dan wali kota se-Provinsi Riau. Pertemuan ini berfokus pada upaya menjaga stabilitas harga dan memastikan ketersediaan pasokan pangan yang cukup selama bulan Ramadan dan Idul Fitri.

Advertisement
Scroll ke bawah untuk lihat konten

Dalam sambutannya, Gubernur Abdul Wahid menyampaikan bahwa inflasi bulanan Riau pada Februari 2025 tercatat sebesar 0,50 persen, dengan inflasi tahunan berada pada angka 0,02 persen. Angka ini lebih rendah dibandingkan inflasi Januari 2025 yang mencapai 1,12 persen. “Inflasi ini masih berada di bawah sasaran inflasi nasional yang ditargetkan 2,5 persen plus minus 1 persen,” ujar Abdul Wahid.

Gubernur juga mengungkapkan arahan Presiden RI mengenai langkah-langkah pengendalian inflasi, termasuk peningkatan produksi pangan untuk swasembada pangan nasional, memastikan ketersediaan stok beras, mengendalikan impor pangan, serta mengantisipasi dampak bencana cuaca. Selain itu, koordinasi antara pemerintah daerah di seluruh kabupaten/kota se-Provinsi Riau sangat diperlukan untuk menjaga kestabilan pasokan dan harga pangan menjelang perayaan Idul Fitri.

“Sinergitas antar pemerintah daerah sangat penting dalam pengendalian inflasi, untuk menjaga stabilitas harga dan ketersediaan pangan selama Ramadan dan Idul Fitri,” tegas Abdul Wahid.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *