Rokan Hulu, 9 Maret 2025 – Dalam rangka Safari Ramadhan, Gubernur Riau (Gubri) Abdul Wahid melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Rokan Hulu (Rohul) pada Minggu, 9 Maret 2025. Salah satu agenda utama dalam kunjungan ini adalah meninjau kondisi Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Rohul yang terbengkalai. Gubri didampingi oleh Bupati Rohul Anton, Wakil Bupati Syafaruddin Poti, serta sejumlah pejabat daerah dan Forkopimda.
Saat memasuki gedung RSUD Rohul, Gubernur Abdul Wahid merasa sangat prihatin melihat kondisi bangunan yang rusak parah. Keramik, kaca, dan plafon gedung hampir 60 persen sudah hancur dan tidak layak digunakan. Ia menyesalkan kondisi tersebut, mengingat anggaran yang sudah dikeluarkan untuk membangun RSUD ini mencapai puluhan miliar rupiah pada tahun 2011.
“Sangat disayangkan, bangunan yang sudah menghabiskan anggaran besar ini tidak dapat dimanfaatkan oleh masyarakat. Padahal, rumah sakit ini sangat dibutuhkan oleh warga di sekitar sini,” kata Gubernur Abdul Wahid dengan penuh penyesalan.
Bupati Rohul Anton, S.T., M.M., menjelaskan bahwa pembangunan RSUD Rohul terbengkalai karena adanya masalah hukum yang sudah selesai, serta adanya kenaikan inflasi yang mempengaruhi anggaran. Diperlukan sekitar Rp 77 miliar untuk perbaikan fisik dan pengadaan yang sesuai dengan kondisi saat ini.
Meski begitu, Gubri Abdul Wahid memastikan bahwa Pemprov Riau akan memberikan bantuan untuk pembangunan kembali RSUD Rohul pada tahun 2026. “Kami sangat memahami pentingnya RSUD ini bagi masyarakat. Namun, karena kondisi keuangan daerah yang defisit pada tahun 2025, bantuan baru bisa kami realisasikan pada tahun 2026,” ujar Gubernur.
Selain meninjau RSUD, dalam Safari Ramadhan kali ini, Gubernur Abdul Wahid juga mengawali kunjungan dengan meninjau Jembatan Sei Rokan dan Bandar Udara Tuanku Tambusai, serta dilanjutkan dengan buka puasa bersama dan safari ke Islamic Centre. Kegiatan ini ditutup dengan Rapat Koordinasi di rumah dinas Bupati Rohul. Gubernur berharap dengan adanya perhatian lebih, kebutuhan masyarakat akan fasilitas kesehatan dapat segera terwujud.












