Aktual Polisi

Hadirkan Akses yang Lebih Baik, Jembatan Merah Putih Presisi Nusantara Desa Kedataran Rampung Dibangun dan Dimanfaatkan Warga

57
×

Hadirkan Akses yang Lebih Baik, Jembatan Merah Putih Presisi Nusantara Desa Kedataran Rampung Dibangun dan Dimanfaatkan Warga

Sebarkan artikel ini

Kaur, Bengkulu || Suaramassa.co.id – Jembatan Merah Putih Presisi Nusantara yang berada di Desa Kedataran, Kecamatan Maje, Kabupaten Kaur, telah rampung dibangun dan resmi dapat dilalui serta dimanfaatkan sepenuhnya oleh masyarakat sejak Kamis (20/8/2026). Jembatan sepanjang 38 meter ini menjadi urat nadi penghubung yang sangat dinantikan, mempermudah pergerakan warga sekaligus membuka akses ekonomi yang selama ini terhambat keterbatasan infrastruktur.

 

Advertisement
Scroll ke bawah untuk lihat konten

Jembatan ini bukan sekadar bangunan penghubung, melainkan akses vital yang menghubungkan warga dengan pusat kegiatan ekonomi serta sarana pendidikan. Masyarakat kini lebih mudah mengangkut hasil perkebunan menuju pasar, sementara anak-anak dapat menempuh perjalanan ke sekolah dengan lebih aman, cepat, dan tanpa hambatan.

 

Kapolres Kaur AKBP Alam Bawono, S.I.K., M.Tr.Opsla., menegaskan bahwa pembangunan ini adalah wujud nyata kehadiran Polri di tengah masyarakat, bukan hanya dalam menjaga keamanan, melainkan juga mendukung kesejahteraan dan peningkatan ekonomi warga. “Di Kabupaten Kaur total ada 9 Jembatan Merah Putih Presisi Nusantara yang akan dibangun atau diperbaiki. Desa Kedataran menjadi yang pertama selesai dan sudah digunakan masyarakat,” ungkapnya.

 

Menurut Kapolres, keberadaan jembatan ini diharapkan membawa dampak langsung yang dirasakan seluruh lapisan masyarakat. Mobilitas menjadi lebih lancar, biaya pengangkutan hasil bumi menjadi lebih efisien, dan aliran distribusi ekonomi desa dapat berjalan lebih cepat serta optimal.

 

“Harapan kami, aktivitas masyarakat menjadi lebih lancar, khususnya dalam mengangkut hasil kebun dan akses pendidikan. Kami juga mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga dan merawat jembatan ini agar dapat digunakan dalam jangka panjang,” tambah AKBP Alam Bawono. Keberadaan jembatan ini juga memberikan rasa aman dan nyaman, terutama bagi anak-anak yang melintas setiap hari menuju sekolah.

 

Pembangunan Jembatan Merah Putih Presisi Nusantara di Desa Kedataran sekaligus menjadi bukti sinergi yang kokoh antara Polri, Pemerintah Kabupaten Kaur, dan masyarakat dalam menghadirkan pembangunan yang menyentuh langsung kebutuhan dasar rakyat. Pembangunan yang tidak hanya megah, tetapi benar-benar memberi manfaat nyata bagi kehidupan sehari-hari.

 

Dengan telah berfungsinya jembatan ini secara penuh, masyarakat Desa Kedataran kini memiliki akses yang lebih layak, aman, dan andal untuk menunjang kegiatan ekonomi, pendidikan, maupun kehidupan sosial. Infrastruktur yang baik adalah pondasi kemajuan, dan kehadiran jembatan ini menjadi langkah nyata menuju kemajuan bersama Kabupaten Kaur. (Liharman)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *