BeritaHukumLingkungan

HIMAROHU-RIAU Desak Perusahaan Sawit Dirikan Kantor di Pasir Pengaraian dan Tabung Dana di BPR Lokal

210
×

HIMAROHU-RIAU Desak Perusahaan Sawit Dirikan Kantor di Pasir Pengaraian dan Tabung Dana di BPR Lokal

Sebarkan artikel ini

Rokan Hulu – Himpunan Mahasiswa Rokan Hulu-Riau (HIMAROHU-RIAU) secara tegas mendorong seluruh perusahaan kelapa sawit yang beroperasi di Kabupaten Rokan Hulu untuk mendirikan kantor resmi di ibu kota kabupaten, Pasir Pengaraian. Langkah ini dinilai sebagai upaya nyata untuk mendorong pemerataan manfaat industri sawit serta memperkuat keterlibatan perusahaan dalam pembangunan daerah.

Ketua Umum HIMAROHU-RIAU, Mexi Andrean HM, menyatakan bahwa selama ini keberadaan perusahaan sawit hanya terlihat dari aktivitas perkebunan dan pabrik di pelosok, tanpa representasi institusional di pusat pemerintahan. “Kami menilai ini sebagai bentuk ketidakhadiran secara sosial dan administratif,” tegas Mexi.

Advertisement
Scroll ke bawah untuk lihat konten

HIMAROHU-RIAU mengusulkan lima urgensi pendirian kantor di Pasir Pengaraian: meningkatkan akses publik terhadap informasi perusahaan, memperkuat koordinasi dengan pemerintah daerah, membangun kepercayaan publik, membuka lapangan kerja administratif, serta menegaskan komitmen jangka panjang terhadap daerah.

Tak hanya itu, HIMAROHU-RIAU juga mendesak agar setiap perusahaan memiliki rekening minimal Rp200 juta di BPR Rokan Hulu sebagai bentuk dukungan terhadap ekonomi lokal. Mereka juga meminta perusahaan memperbaiki jalan rusak di sekitar wilayah operasinya, yang sebagian besar disebabkan aktivitas truk pengangkut sawit.

“Sudah seharusnya perusahaan turut membangun daerah yang telah memberikan banyak keuntungan bagi mereka. Tabungan di BPR Perusda adalah langkah awal kemandirian ekonomi,” tambah Mexi.

Muhammad Afri Rozi, Koordinator Bidang HIMAROHU-RIAU, menambahkan bahwa mereka akan memperjuangkan gagasan ini secara konkret melalui regulasi daerah. “Kami mendorong lahirnya Perda yang mewajibkan perusahaan sawit mendirikan kantor dan menyisihkan dana untuk daerah,” ujarnya.

Sebagai tindak lanjut, HIMAROHU-RIAU akan menyusun naskah akademik dan menggelar audiensi dengan DPRD serta pihak eksekutif Rokan Hulu.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *