LEBAK, Suaramassa.co. id – Warga kampung kebon kalapa, mengaku keberatan dan resah dengan truk pengangkut batu bara,peruntukan proyek pembangunan bendungan,cicinta,menyebabkan kerusakan akses jalan sampai retak retak dan berlobang bahkan hancur, dampak truk muatan batu bara proyek cicinta sangat mengganggu warga stempat,
Keresahan warga itu disampaikan sejumlah warga,kemedia,Kepala desa maja,Rifai jangan tutup mata dengan ada nya jalan warga kampung kebon kalapa rusak parah,akibat truk pengangkut batu bara.peruntuk proyek bendungan cicinta
Jalan rusak dan hancur, Tepatnya di kampung kebon kalapa,sampai kp Malaka,Penyebabnya diduga akibat truk pengangkut batu bara dan pasir ,jalan tersebut sering dilalui kendaraan truk muatan batu bara dan pasir, peruntukan proyek cicinta, dengan muatan over tonase,”
warga menambahkan, jalan rusak merupakan jalan dengan aspal lapen yang melintasi dua arah ke stasiun dan SMP Negeri Maja,jalan yang rusak lebih kurang sekitar 2 kilometer.
Sekarang jalan itu berubah menjadi retak dan berlobang, Kondisinya sangat memprihatinkan. Warga stempat,resah dengan kondisi jalan rusak parah,sangat mengganggu aktivitas warga, serta anak-anak sekolah,akibat jalan rusak, jelasnya.
iwarga menyebutkan, kondisi jalan sekrang rusak jika ini di biarkan saja maka jalan akan semakin rusak parah, kami warga stempat mohon kepada kades, pihak pemerintah kecamatan jangan tutup mata.dengan jalan di kampung kebon kalapa rusak.kepala desa stempat jangan diem saja,harus menindak tegas,paparnya
saat di konpirmasi melalui via whastap ,RT menjelaskan,setiap ada kegiatan apapun kami selaku RT stempat tidak pernah di berikan inpormasi oleh pihak kepala desa.seharus nya kami selaku RT jika ada kegiatan apapun kami harus mengetahui selaku RT stempat ungkapnya
pewarta:mad/jul












