Kaur, Suaramassa.co.id – Hujan meningkatkan kelembaban dan dapat membuat sampah membusuk, menjadi sarang kuman, dan memicu penyakit seperti diare, flu, demam berdarah, dan penyakit kulit.

Dasar inilah Pemerintah Desa Coko Betung Kecamatan Padang Guci Hulu beserta masyarakat melakukan giat kebersihan lingkungan.
Kepala Desa Coko Betung Ruli Astati menjelaskan musim penghujan memerlukan kebersihan lingkungan dengan cara menjaga agar selokan tidak tersumbat sampah agar tidak terjadi banjir.
“Melakukan kerja bakti pembersihan lingkungan, membersihkan dan memperbaiki tempat penampungan air untuk mengantisipasi jentik nyamuk penyakit demam berdarah,” kata Ruli Astati saat ditemui sedang gotong royong kebersihan lingkungan dengan warga, Selasa (1/10).
Lanjutnya, dengan kebersihan lingkungan dapat mencegah bibit penyakit menyebar terutama berkembangnya jentik nyamuk.
“Ia, kegiatan ini salah satu program desa untuk stunting, desa bersih maka warganya akan sehat,” ujar Ruli Astati.
Lebih lanjut Kades Coko Betung mengungkapkan biasanya pada saat musim penghujan seperti ini nyamuk lebih cepat berkembang, sehingga di imbau kepada seluruh warga untuk membuang sampah pada tempatnya, jika sampah yang bisa menampung air untuk di kubur, sehingga nyamuk tidak bisa berkembang biak.
“Kegiatan seperti ini terus akan dijalankan, dalam satu bulan mungkin satu kali kebersihan lingkungan, selain ada program Jumat bersih dengan kepolisian, program kebersihan lingkungan perumahan warga juga tetap dilaksanakan,” tutupnya.












