BENGKULU SELATAN, Suaramassa.co.id – Puluhan kontraktor pelaksana pembangunan Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) mendatangi Markas Kodim 0408 Bengkulu Selatan. Kedatangan mereka untuk mempertanyakan kejelasan pembayaran atas pekerjaan pembangunan KDMP yang hingga kini disebut belum dicairkan.

Para kontraktor mengaku pembangunan tetap berjalan, sementara biaya pekerjaan yang telah mereka keluarkan belum mendapatkan kepastian pembayaran. Kondisi tersebut mulai menimbulkan keresahan di kalangan pelaksana pembangunan.
Salah seorang kontraktor KDMP yang meminta namanya tidak disebutkan mengatakan, kedatangan mereka bertujuan meminta penjelasan kepada pihak terkait mengenai dana pembayaran atas pekerjaan yang telah dilaksanakan.
“Kami para kontraktor meminta kejelasan masalah keuangan. Jika tidak ada kejelasan, maka pembangunan KDMP akan berhenti sampai di sini, sampai keuangan ada kejelasannya,” ujarnya.
Menurut para kontraktor, persoalan pembayaran berpotensi menghambat keberlanjutan pembangunan KDMP. Mereka menilai pekerjaan di lapangan tidak dapat berjalan maksimal apabila persoalan pendanaan belum mendapatkan kepastian.
Selain persoalan keuangan, pembangunan KDMP yang berada dalam pengawasan TNI tersebut juga mendapat sorotan terkait progres pekerjaan yang dinilai berjalan lambat serta keterlibatan masyarakat desa dalam pelaksanaan pembangunan.
Para kontraktor berharap pihak terkait segera memberikan penjelasan secara terbuka mengenai mekanisme pencairan dana, status pembayaran pekerjaan, serta pihak yang bertanggung jawab dalam proses tersebut.
Jika persoalan tersebut tidak segera mendapatkan kepastian, para kontraktor mengancam akan menghentikan pekerjaan pembangunan KDMP.
Warga Kelam Tengah Ikut Pertanyakan Kelanjutan KDMP
Persoalan kelanjutan pembangunan KDMP juga menjadi perhatian warga di Kabupaten Kaur. Di Kecamatan Kelam Tengah, warga Desa Penantian dan Desa Rigangan III mempertanyakan mengapa pembangunan KDMP di wilayah mereka hingga kini belum berlanjut.
Warga mempertanyakan kondisi tersebut karena, menurut informasi yang mereka sampaikan, hibah tanah untuk pembangunan KDMP telah diberikan dan seluruh administrasi yang diperlukan disebut telah diselesaikan.
Warga berharap pihak terkait memberikan penjelasan mengenai status pembangunan, kendala yang menyebabkan pekerjaan belum berlanjut, serta kepastian kapan pembangunan KDMP di kedua desa tersebut akan dimulai atau dilanjutkan.
Pertanyaan warga tersebut dinilai penting untuk mendapatkan kejelasan, mengingat program KDMP diharapkan dapat memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat desa.
Perlu diketahui, di wilayah Daerah Pemilihan (Dapil) III Kabupaten Kaur terdapat sejumlah pembangunan KDMP. Persoalan yang muncul di sejumlah daerah tersebut menjadi perhatian masyarakat dan para pelaksana pembangunan.
Redaksi Buka Ruang Hak Jawab
Sampai berita ini diterbitkan, pihak Kodim 0408 Bengkulu Selatan, termasuk Dandim 0408 Bengkulu Selatan, belum dimintai konfirmasi terkait persoalan yang disampaikan para kontraktor.
Redaksi tetap membuka ruang hak jawab dan klarifikasi bagi Dandim 0408 Bengkulu Selatan, pihak pengelola program KDMP, maupun pihak terkait lainnya untuk memberikan penjelasan mengenai mekanisme pencairan dana, progres pembangunan, serta persoalan yang menyebabkan sejumlah pembangunan KDMP belum berlanjut.












