ROKAN HULU — Upaya pemberantasan narkotika di Kecamatan Bonai Darussalam, Kabupaten Rokan Hulu, terus diperkuat. Polsek Bonai Darussalam bersama unsur Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam), tokoh adat, pemerintah desa, pemuda, hingga masyarakat menggelar patroli skala besar untuk menyisir sejumlah lokasi yang diduga menjadi tempat penyalahgunaan narkoba, Sabtu (9/5/2026).
Patroli tersebut dipimpin langsung Kapolsek Bonai Darussalam, IPTU Abdau Wardiyoso, S.Tr.K., M.H., sebagai respons atas meningkatnya keresahan masyarakat terkait dugaan maraknya peredaran narkotika di Desa Bonai.
“Polsek Bonai Darussalam berkomitmen penuh untuk menindak tegas setiap pelaku peredaran narkoba. Namun, keberhasilan pemberantasan ini membutuhkan dukungan seluruh elemen masyarakat,” ujar IPTU Abdau Wardiyoso.
Kegiatan melibatkan Babinsa Desa Bonai, Pemerintah Desa Bonai, ninik mamak dari berbagai suku, Karang Taruna, tokoh pemuda, serta sekitar 50 ibu-ibu dari Desa Bonai. Keterlibatan lintas elemen ini menunjukkan kuatnya tekad bersama untuk menciptakan lingkungan yang bersih dari narkoba.
Rangkaian kegiatan diawali dengan apel kesiapan pada pukul 13.00 WIB, dilanjutkan sosialisasi di Aula Kantor Desa Bonai sekitar pukul 15.00 WIB. Dalam pertemuan tersebut, Kapolsek mengajak masyarakat untuk aktif memberikan informasi dan tetap menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat.
Sekretaris Desa Bonai, Zulkifli, bersama para ninik mamak menyatakan dukungan penuh terhadap langkah tegas aparat kepolisian. Mereka juga berkomitmen memperkuat pembinaan kepada generasi muda agar menjauhi narkotika.
Usai sosialisasi, patroli gabungan bergerak menuju sejumlah titik yang diduga menjadi lokasi penyalahgunaan narkoba. Di dua pondok kosong di sekitar Kilang Ahok, Dusun II Kasang Salak, petugas menemukan satu bungkus rokok berisi plastik bening bekas serta dua potongan pipet yang diduga digunakan untuk aktivitas konsumsi narkotika.
Patroli kemudian dilanjutkan ke Dusun I Jurong, tepatnya ke dua rumah warga yang diduga terkait dengan aktivitas peredaran sabu. Meski sempat terjadi ketegangan, situasi berhasil dikendalikan aparat sehingga seluruh kegiatan berlangsung aman dan tertib.
Setelah patroli, seluruh unsur yang terlibat menggelar konsolidasi di Kantor Desa Bonai. Dalam pertemuan itu disepakati sejumlah langkah lanjutan, di antaranya pelaksanaan cooling system, dialog dengan tokoh masyarakat, penyelidikan lanjutan oleh Satresnarkoba Polres Rokan Hulu, serta penguatan program Kampung Tangguh Anti Narkoba.
Kegiatan berakhir sekitar pukul 22.30 WIB dalam situasi aman dan kondusif. Patroli skala besar ini menjadi bukti bahwa perang melawan narkoba bukan hanya tugas aparat penegak hukum, melainkan tanggung jawab bersama seluruh elemen masyarakat demi menjaga generasi muda dan masa depan daerah.












