Scroll untuk baca artikel
Berita

Akui Kesalahan, Imigrasi Kelas II TPI Tembilahan Minta Maaf, Pihaknya Segera Tindak Lanjut Demi Pelayanan Lebih Baik

82
×

Akui Kesalahan, Imigrasi Kelas II TPI Tembilahan Minta Maaf, Pihaknya Segera Tindak Lanjut Demi Pelayanan Lebih Baik

Sebarkan artikel ini

INHIL (SM) – Pihak Imigrasi kelas II TPI Tembilahan mengaku salah dan meminta maaf terkait insiden adanya keluhan pelayanan terkait salah satu anggotanya yang melayani dengan sikap arogan atau mengeluarkan kata-kata yang kurang pantas terhadap pengurus travel umroh yang sedang mendampingi jamaah membuat paspor.

Atas kejadian itupun langsung ditanggapi cepat oleh kepala imigrasi setempat melalui Kasi Pengaduan bernama Himawan yang mengelar pertemuan bersama di kantor imigrasi kelas II TPI Tembilahan lantai 2.

Advertisement
Scroll ke bawah untuk lihat konten

“Atas nama pribadi dan kantor imigrasi kami mengaku salah dan memohon maaf atas kejadian tersebut, pihak akan segera Tindak Lanjut (TL) terkait masukan dari Pemohonan Jasa Keimigrasian dengan harapan Layanan kami akan terus menjadi lebih baik, dan ini menjadi atensi kami untuk evaluasi dan menjadi pelajaran kami kedepan” akui Wawan panggilan akrabnya.

Diketahui dengan adanya pertemuan itu dengan iktikad baik untuk berdamai antara pegawai imigrasi Atika dengan pengurus travel umroh Wina telah sepakat untuk damai dan saling memanfaatkan dengan catatan jangan sampai terulang lagi adanya insiden pelayanan arogan.

“Saya minta maaf kalau kata-kata saya kasar waktu itu karena saya tidak ada niat mau bicara seperti itu karena suasana saat itu spontan saja, sekali lagi saya minta maaf kepada ibu wina” ucap Atika sambil bersalaman kepada Wina selaku pengurus Travel Umroh yang juga pendidik disalah satu sekolah yang ada di Tembilahan.

Dengan adanya permintaan dari imigrasi apalagi bersangkutan, Wina pun mengaku ikhlas memanfaatkan dengan harapan pelayanan imgirasi bisa lebih baik lagi dan tidak ada kejadian adanya pelayanan arogan dan kata kasar sebab sama-sama warga negara baik itu apalagi pelayanan masyarakat  harus melayani bukan dilayani.

” Saya juga pelayan masyarakat (gur
u) dibidang pendidikan, jadi jangan sampat terjadi lagi hal yang tidak diinginkan dan saya juga apresiasi adanya itikad baik dari imgirasi dan bersangkutan meminta maaf, karena walau bagaimanpun kita saling membutuhkan dan semoga hubungan baik bisa terjalin dalam sama-sama melayani masyarakat” tukas Wina.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *