Lubuk Pakam || – Geli lihat pola kerja OPD Disdik dan Inspektorat Kabupaten Deli Serdang.
Hal ini disampaikan oleh Ketua DPC LSM PENJARA PN Deli Serdang Blontang terkait kinerja OPD tersebut, jumat (22/09/2023).
“Disdik dan Inspektorat seperti main ping-pong”, cetus Blontang terkait klarifikasi jumlah peserta didik satuan pendidikan Sekolah Dasar (SD) di Deli Serdang”, cetus Blontang.
Lanjutntya, bukan tanpa alasan pernyataan itu disampaikan, dikarenakan pada minggu yang lewat tepatnya senin (11/09/2023) pihak LSM PENJARA PN diundang pihak disdik terkait surat dimaksud.
“Jawaban surat klarifikasi dari kami disdik secara teknis administrasi telah kami sampaikan kepada pihak Inspektorat siang ini, dalam hal tersebut silahkan pihak LSM PENJARA PN berkoordinasi dengan pihak inspektorat, itu ungkapan salah seorang pihak Tim BOS Deli Serdang ketika ditemui diruangannya”, ujar Blontang.
Lanjutnya, seminggu lebih setelah pertemuan dikantor disdik tersebut tepatnya jumat (20/09/2023) kita mengutus 2 (dua) orang anggota Kogade untuk mengambil jawaban tersebut ke Inspektorat, ujarnya.
“Surat dari disdik baru masuk ini hari pak, ungkap pegawai dibagian umum dan mohon bersabar untuk ditindaklanjuti”, ungkap pegawai tersebut.
Senada dengan itu, Syafaruddin anggota Kogade yang diutus ke Inspektorat menyatakan sangat kecewa dan kesal dengan kinerja OPD terkait.
“Kecewa dan kesal, ujarnya. Seminggu dari komitmen yang dijanjikan ternyata tidak ditepati oleh dinas dimaksud”, cetusnya kesal.
Tambah Syafaruddin, jika memang pihak dinas pendidikan belum membalasnya, kenapa ketika tanggal 11/09/2023 pihak Tim BOS mengatakan telah membalasnya dan telah diantar ke Inspektorat, ungkap Syafaruddin.
“Kita kerja secara koridor hukum dan juga sesuai tahapan, kalau memang belum atau tidak mau balasnya jangan kami dari pihak LSM di ping-pong”, ujar keduanya.
Dalam minggu depan kita akan susul kembali jawaban tersebut, dan terus kita desak agar mereka memberikan jawaban secara tertulis, ungkap Blontang mengakhiri.
A. Nst












