BeritaPemerintahan

Jangan Main-Main dengan Program Presiden Prabowo, Neni Wahyuni Ancam Rekomendasikan Penutupan Dapur MBG Bermasalah

399
×

Jangan Main-Main dengan Program Presiden Prabowo, Neni Wahyuni Ancam Rekomendasikan Penutupan Dapur MBG Bermasalah

Sebarkan artikel ini

ROKAN HULU – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang menjadi salah satu agenda prioritas pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dinilai memiliki manfaat besar bagi peningkatan kualitas sumber daya manusia Indonesia. Namun, pelaksanaannya di lapangan harus terus dievaluasi agar tepat sasaran dan sesuai dengan standar yang telah ditetapkan pemerintah.

Hal tersebut disampaikan Ketua Fraksi Gerindra DPRD Kabupaten Rokan Hulu, Neni Wahyuni, SH, Selasa (23/6/2026). Menurutnya, berbagai kritik dan masukan yang muncul dari masyarakat tidak boleh dimaknai sebagai penolakan terhadap program, melainkan sebagai bahan evaluasi untuk memperbaiki kualitas pelaksanaan di daerah.

Advertisement
Scroll ke bawah untuk lihat konten

Neni menegaskan, substansi Program Makan Bergizi Gratis sudah berada di jalur yang benar karena bertujuan memenuhi kebutuhan gizi anak-anak Indonesia sekaligus menekan angka stunting. Persoalan yang muncul, kata dia, lebih banyak berkaitan dengan oknum atau pihak pelaksana yang belum menjalankan tugas secara optimal.

“Program ini sangat baik dan harus terus berjalan. Yang perlu dibenahi adalah pelaksanaannya. Jangan sampai ada pihak yang menjadikan program ini semata-mata sebagai ladang keuntungan, sehingga mengabaikan kualitas dan standar gizi yang telah ditetapkan,” ujarnya.

Ia meminta seluruh yayasan maupun mitra penyedia makanan menjalankan tanggung jawab secara profesional. Jika ditemukan dapur penyedia yang tidak memenuhi standar atau merugikan masyarakat, pihaknya siap berkoordinasi dengan instansi terkait untuk memberikan sanksi tegas, termasuk merekomendasikan penghentian operasional.

Neni juga mengajak masyarakat ikut mengawasi pelaksanaan MBG dengan melaporkan setiap dugaan pelanggaran yang ditemukan. Menurutnya, pengawasan bersama menjadi kunci agar manfaat program benar-benar dirasakan oleh masyarakat, khususnya anak-anak dan keluarga kurang mampu.

Selain meningkatkan kualitas gizi, Program MBG diharapkan mampu menggerakkan ekonomi daerah melalui keterlibatan UMKM, pengelola kantin sekolah, serta pelaku usaha kecil lainnya. Ia menegaskan, aspirasi yang diterimanya dari masyarakat sejauh ini lebih banyak menginginkan perbaikan, bukan penghentian program.

“Tujuan besar Presiden Prabowo Subianto adalah melahirkan generasi Indonesia yang sehat, cerdas, dan bebas stunting. Karena itu, seluruh pihak harus bersama-sama mengawal Program Makan Bergizi Gratis agar berjalan sesuai harapan masyarakat,” tegas Neni.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *