Berita

Krisis Banjir di Perumahan Karyawan PT-PHI: Kemanusiaan Terpinggirkan

1905
×

Krisis Banjir di Perumahan Karyawan PT-PHI: Kemanusiaan Terpinggirkan

Sebarkan artikel ini

Pelalawan, Riau | 10 Januari 2024

Sebuah kisah memprihatinkan tengah melanda karyawan PT-PHI, Unit Kebun Langgam di Desa Kemang, Kecamatan Pangkalan Kuras, Kabupaten Pelalawan, Provinsi Riau. Mereka terlantar di perumahan yang tergenang banjir, tanpa pertolongan dari perusahaan mereka.

Advertisement
Scroll ke bawah untuk lihat konten

Tak hanya itu, karyawan merasa ditinggalkan dengan menekankan kewajiban bekerja tanpa jaminan keselamatan di tengah bahaya banjir. Pengabaian ini memicu masalah kesehatan, di mana sebagian karyawan mengalami demam dan gatal-gatal akibat air kotor yang merajalela di sekitar perumahan.

“Sangat sedih, bahkan air bersih sulit diperoleh. Beberapa dari kami sudah mengalami masalah kesehatan,” ujar salah satu karyawan.

Perusahaan disorot karena dianggap kurang empati, hanya fokus pada aspek finansial. Meski telah memohon kepada pemerintah dan menggelar orasi, belum ada tanggapan dari perusahaan atau pemerintah setempat.

Pihak karyawan mengekspresikan kekesalan terhadap Bupati Pelalawan, H. Zukri Misran, SE, yang belum memberikan respons terhadap jeritan mereka. Mereka berharap agar Bupati mendengarkan penderitaan mereka yang tertindas oleh PT-PHI Unit Kebun Langgam.

Kejadian ini memunculkan pertanyaan terkait sikap pemilik perusahaan yang dianggap tidak responsif dan kurang peduli terhadap nasib karyawan. Situasi ini mencerminkan ketidakadilan yang mengabaikan hak kemanusiaan demi kepentingan perusahaan.

Azas konfirmasi kepada humas PT. PHI pak Yusman tidak mendapat respons oleh Tim mesia pada Selasa, 9 Januari 2024, pukul 07:53 WIB.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *