BeritaPemerintahan

Rokan Hulu Satu-satunya Wakil Riau Raih Penghargaan Revitalisasi Bahasa Daerah dari Kemendikdasmen

50
×

Rokan Hulu Satu-satunya Wakil Riau Raih Penghargaan Revitalisasi Bahasa Daerah dari Kemendikdasmen

Sebarkan artikel ini

Rokan Hulu – Suasana bangga menyelimuti Gedung Garuda, Pusat Pelatihan Sumber Daya Manusia (PPSDM) Kemendikdasmen, Bojongsari, Kota Depok, Senin (25/5/2026). Di atas panggung, Bupati Rokan Hulu, Anton, ST., MM., menerima penghargaan bergengsi Revitalisasi Bahasa Daerah (RBD) langsung dari Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Dr. Fajar Riza Ul Haq, MA.

Penghargaan tersebut menempatkan Kabupaten Rokan Hulu sebagai satu-satunya daerah di Provinsi Riau yang berhasil meraih apresiasi nasional dari Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah dalam upaya pelestarian bahasa daerah.

Advertisement
Scroll ke bawah untuk lihat konten

Capaian itu menjadi bukti nyata komitmen Pemerintah Kabupaten Rokan Hulu dalam menjaga identitas budaya di tengah derasnya arus modernisasi dan perkembangan era digital. Melalui program Revitalisasi Bahasa Daerah, Rohul dinilai berhasil menghadirkan praktik baik dalam menjaga eksistensi bahasa ibu melalui pendekatan pendidikan, kebijakan daerah, hingga keterlibatan aktif masyarakat.

Bahasa daerah yang selama ini mulai tergerus oleh perkembangan zaman, kembali dihidupkan melalui berbagai program berbasis sekolah dan komunitas. Pemerintah daerah secara konsisten mendorong generasi muda untuk kembali bangga menggunakan bahasa daerah dalam kehidupan sehari-hari.

Plt Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga Rokan Hulu, Alreza Ahyu, SE., M.Si.Ak menjelaskan, penghargaan nasional tersebut tidak diraih secara instan. Menurutnya, keberhasilan itu merupakan hasil dari proses panjang yang telah dibangun sejak tahun lalu.

Pada ajang Festival Tunas Bahasa Ibu (FTBI) tingkat Provinsi Riau yang digelar Balai Bahasa Riau pada November 2025, kontingen Rokan Hulu tampil dominan dengan keluar sebagai Juara Umum setelah memborong sembilan piala dari berbagai kategori.

Prestasi tersebut meliputi Juara 1 cabang Menulis Aksara Melayu tingkat SD, Tembang Tradisi tingkat SMP, serta Membaca dan Menulis tingkat SD. Selain itu, Rohul juga meraih Juara 2 pada kategori Tembang Tradisi dan Mendongeng tingkat SD, serta Juara 3 untuk cabang Pidato SD, Stand-Up Comedy SMP, dan Menulis Cerpen SD. Sementara kategori Stand-Up Comedy SD berhasil meraih Juara Harapan 1.

Tidak hanya itu, pada puncak acara FTBI Nasional di Depok, penampilan siswi SMPN 1 Rambah Hilir, Ananda Rahmi Octavia, sukses memukau tamu undangan dan pejabat kementerian lewat penampilan tembang tradisi Melayu yang dibawakannya.

Bupati Rokan Hulu, Anton, menyampaikan rasa syukur dan apresiasinya kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi menjaga warisan budaya daerah.

“Prestasi ini adalah prestasi bagi kabupaten kita, yang membuktikan bahwa kita mampu bersaing di tingkat Provinsi Riau maupun nasional. Terima kasih atas semua kerja sama tim Disdikpora,” ujar Anton.

Ia berharap penghargaan tersebut menjadi motivasi bagi generasi muda Rokan Hulu untuk terus berprestasi sekaligus mencintai budaya daerah sendiri.

“Mudah-mudahan prestasi ini menjadi pembuka prestasi bagi anak-anak kita yang lainnya. Harapan kita bersama, ini agar dapat dipertahankan, bahkan lebih ditingkatkan lagi di masa depan,” tambahnya.

Turut mendampingi Bupati dalam acara tersebut, Plt Kadisdikpora Rokan Hulu Alreza Ahyu, Kepala Balai Bahasa Provinsi Riau Dr. Umi Kulsum, SS., M.Hum, Kasi Kurikulum SD Abd Zeri, serta tim pendamping lainnya.

Penghargaan Revitalisasi Bahasa Daerah ini menjadi pesan penting bahwa kemajuan zaman tidak harus menghapus akar budaya. Di Negeri Seribu Suluk, bahasa ibu justru terus dirawat sebagai identitas yang diwariskan kepada generasi masa depan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *