BeritaPemerintahan

Prestasi MTQ Tak Kunjung Meningkat, PJI Rokan Hulu Minta Bupati Lakukan Evaluasi Menyeluruh terhadap Kabag Kesra

174
×

Prestasi MTQ Tak Kunjung Meningkat, PJI Rokan Hulu Minta Bupati Lakukan Evaluasi Menyeluruh terhadap Kabag Kesra

Sebarkan artikel ini

ROKAN HULU– Persatuan Jurnalis Indonesia (PJI) Cabang Rokan Hulu mendesak Bupati Rokan Hulu segera melakukan evaluasi terhadap Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kabag Kesra). Desakan tersebut disampaikan menyusul penilaian PJI bahwa kinerja Bagian Kesra dalam beberapa tahun terakhir belum mampu meningkatkan prestasi daerah, terutama pada ajang Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) tingkat Provinsi Riau.

Ketua PJI Rokan Hulu, Sudirman, menilai capaian Kabupaten Rokan Hulu di MTQ Provinsi cenderung stagnan dan belum menunjukkan perkembangan yang signifikan. Menurutnya, kondisi tersebut menjadi indikator bahwa pola pembinaan terhadap qari dan qariah daerah perlu dievaluasi secara menyeluruh.

Advertisement
Scroll ke bawah untuk lihat konten

“Kami meminta Bupati segera mengevaluasi Kabag Kesra. Prestasi MTQ Rohul selama beberapa tahun terakhir tidak menunjukkan peningkatan yang berarti. Harus ada pembenahan agar pembinaan berjalan lebih maksimal,” ujarnya.

Selain persoalan prestasi, PJI juga menyoroti mekanisme seleksi peserta MTQ tingkat kabupaten yang dinilai belum berjalan secara objektif dan transparan. Organisasi tersebut mengaku menerima berbagai masukan dari masyarakat mengenai adanya peserta berpotensi yang gagal lolos seleksi tanpa penjelasan yang memadai.

Ironisnya, sejumlah putra-putri asli Rokan Hulu justru berhasil menorehkan prestasi ketika membela daerah lain. Salah satunya Hasbi Asidiki Nasution, warga Tingkok, yang disebut tidak lolos seleksi di Rokan Hulu, namun mampu meraih Juara II cabang Murottal Putra saat mewakili Kabupaten Rokan Hilir pada MTQ Provinsi Riau. Hal serupa juga terjadi pada Wafiz Azizah Siregar, putri asli Rokan Hulu yang berhasil menjadi Juara I cabang Tilawah Al-Qur’an Dewasa Putri setelah memperkuat Kota Pekanbaru.

Menurut PJI, fakta tersebut harus menjadi bahan evaluasi serius bagi pemerintah daerah. Sistem pembinaan dan seleksi dinilai perlu dibenahi agar benar-benar mengedepankan kualitas, transparansi, dan memberikan kesempatan yang sama bagi seluruh putra-putri terbaik Rokan Hulu.

Hingga berita ini diterbitkan, Kabag Kesra Rokan Hulu belum memberikan tanggapan resmi terkait kritik dan tuntutan evaluasi yang disampaikan oleh PJI Rokan Hulu. Pemerintah daerah juga belum mengeluarkan pernyataan mengenai desakan tersebut.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *