KAUR, Suaramassa.co.id – Pergantian pucuk pimpinan Polres Kaur menjadi perhatian. Masyarakat diimbau meningkatkan kewaspadaan terhadap pihak tidak bertanggung jawab yang berpotensi memanfaatkan momentum tersebut dengan mengatasnamakan pejabat kepolisian.
Kapolres Kaur resmi berganti dari AKBP Alam Bawono, S.I.K., M.Tr.Opsla kepada AKBP Wiwin Syamsul Arifin, S.I.K., M.A.P. Seiring pergantian tersebut, masyarakat diminta tidak mudah percaya apabila menerima permintaan uang, barang, fasilitas, sumbangan maupun bentuk pemberian lainnya yang mengatasnamakan Kapolres, pejabat utama maupun anggota Polres Kaur.
Modus tersebut dapat dilakukan secara langsung maupun melalui WhatsApp, telepon, media sosial, atau sarana komunikasi lainnya.
Polres Kaur menegaskan, tidak pernah memerintahkan pihak mana pun untuk meminta uang atau pemberian kepada masyarakat dengan mengatasnamakan Kapolres baru maupun mantan Kapolres Kaur.
Termasuk permintaan yang dikaitkan dengan kegiatan pisah sambut, penyambutan pejabat baru, pelepasan pejabat lama, silaturahmi maupun kegiatan kedinasan lainnya.
Masyarakat yang menerima permintaan mencurigakan diminta tidak terburu-buru memenuhi permintaan tersebut. Sebaiknya lakukan verifikasi dan konfirmasi terlebih dahulu melalui saluran resmi Polres Kaur.
Polres Kaur juga mengingatkan seluruh pihak agar tidak memanfaatkan pergantian pimpinan untuk melakukan tindakan yang dapat merugikan masyarakat ataupun mencoreng nama baik institusi Polri.
Kapolres Kaur AKBP Wiwin Syamsul Arifin, S.I.K., M.A.P. menegaskan komitmennya untuk menjaga institusi Polri tetap profesional, transparan dan berintegritas serta memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.
Pesan Polres Kaur jelas: jangan mudah percaya dan jangan memberikan sesuatu hanya karena mengatasnamakan pejabat. Pastikan terlebih dahulu melalui jalur resmi kepolisian.












