Tapsel suaramassa.co.id, –Berdasarkan data yang diunggah melalui laman LPSE Tapanuli Selatan untuk tahun 2023, diketahui sejumlah perusahaan dari luar daerah ikut meramaikan proses tender proyek Pengadaan Barang/Jasa (PBJ).
Bukan tanpa alasan ramainya perusahaan dari luar yang ikut dalam proses PBJ tersebut diduga ikut digandeng oleh kontraktor lokal dan bekerjasama dengan panitia beserta oknum yang terlibat di dalam dan diluar dilingkaran Pemerintah Tapanuli Selatan.
Dugaan kecurangan yang justru akan bermuara pada tindakan korupsi pada proyek pengadaan barang/jasa mengindikasikan hal tersebut sangat rawan terjadi.
Abd. Yazid SMTP, aktifis dan jurnalis menyatakan (2/5/2023) rasa khawatirnya terkait hal tersebut.
“Proses Pengadaan Barang/Jasa (PBJ) dilakukan dan dilaksanakan untuk kepentingan yang dapat dipergunakan masyarakat sebagai penerima manfaat”, ujarnya.
Jangan sampai dari proses awal sampai akhir PBJ terjadi kecurangan demi kepentingan segelintir oknum dalam memasuki tahun politik, inikan yang dirugikan masyarakat sebagai penerima manfaat.
“Ini fakta dan realita yang harus diantisipasi dan dimonitor oleh pihak Aparat Hukum, seperti kejadian tahun kemaren dimana pemenang telah ditetapkan tapi yang melaksanakan pekerjaan lain”, jelasnya.
Unit Kerja Pengadaan Barang/Jasa (UKPBJ) sebagai garda terdepan harus bersama kita awasi dalam progres kinerjanya. Walaupun proses PBJ dilakukan secara elektronik, apakah ini sudah menjamin pelaksanaanya telah fair dan sesuai ketentuan peraturan perundangan, belum tentu jugakan, ketusnya menutup pembicaraan.
A. Nst












