BeritaHukumKasusPemerintahan

Walikota Padang Sidimpuan Apresiasi Kapolres, Ini Sebabnya

485
×

Walikota Padang Sidimpuan Apresiasi Kapolres, Ini Sebabnya

Sebarkan artikel ini

P. Sidimpuan  || – Wali Kota Padangsidimpuan H. Irsan Efendi Nasution, S.H, MM berterimakasih yang sebesar-besarnya kepada Kapolres dan segenap jajaran yang berhasil mengungkap kasus sabu-sabu terbesar ini.

“Atas nama masyarakat Kota Padangsidimpuan, kami sampaikan Apresiasi dan terimakasih setinggi-tingginya kepada Bapak Kapolres beserta segenap jajaran. Karena telah menyelamatkan Warga dari pengungkapan kasus ini,” terang Wali Kota Irsan.

Advertisement
Scroll ke bawah untuk lihat konten

Narkoba, sebut Wali Kota, merupakan musuh bersama dan harus diberantas bersama-sama pula.
Dibutuhkan kolaborasi dan sinergitas yang solid dari seluruh elemen untuk memberantas peredaran dan penyalahgunaan barang haram ini.

Apresiasi itu disampaikan Wali Kota Padangsidimpuan saat berlangsung Konfrensi pers pengungkapan Narkoba jenis sabu sebanyak 3,18 kg berikut 3 orang pelaku di Salasaran Mapolres Padangsidimpuan , pada selasa (5/9/23), bersama Forkopimda.

“Saya mewakili masyarakat Padangsidimpuan sekali lagi mengucapkan terimakasih kepada pihak Kepolisian atas pengungkapan kasus Narkoba ini,” ujar pria yang jabatannya habis jadi Walikota tanggal 27/9/2023 ini.

Irsan mengatakan, bahwa barang bukti sabu 3,18 Kilogram dapat berdampak sekitar ribuan warga Kota Padangsidimpuan , Jika tidak berhasil diungkap oleh jajaran Kepolisian.

“Bayangkan saja sabu seberat 3,18 Kilogram jika tidak berhasil dilakukan penangkapan, dapat berdampak bagi 15.000 jiwa masyarakat ,” kata dia.

Sementara Kapolres Padangsidimpuan AKBP. Dudung Setyawan, S.H, S.IK, M.H menerangkan pengungkapan kasus Narkoba kali ini merupakan yang terbesar di kawasan Tapanuli Bagian Selatan (Tabagsel).

“Artinya, daerah kita ini merupakan sasaran dari pada pengedar Narkoba. Bayangkan bahwa 1 gram itu bisa dipakai 10 orang, berarti 3,18 kilogram itu bisa dipakai oleh 15.000 ribu orang,” bebernya.

AKBP. Dudung menyebutkan, penyalahgunaan Narkoba di Kota Padangsidimpuan juga masih sangat tinggi.

“Kami khawatir, karena setiap Minggu ada tangkapan Narkoba di Kota Padangsidimpuan Artinya, kita aktif melakukan penangkapan dari Kepolisian,” tambahnya.

Ia juga menyampaikan, bahwa efek dari Narkoba sangat berbahaya sekali, bisa memicu kejahatan lainnya.

“Dari bahaya Narkoba ini bisa memicu kejahatan yang lain, yang paling utama ialah pencurian.
Saya perintahkan kalau ada kasus pencurian harus langsung cek urine,” tukasnya.(IP)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *