Rokan Hulu – Mewakili Bupati Rokan Hulu, Anton, Sekretaris Daerah Kabupaten Rokan Hulu, Muhammad Zaki, hadir langsung di Desa Muara Jaya, Kecamatan Kepenuhan Hulu, dalam rangkaian Safari Ramadan Pemerintah Kabupaten Rokan Hulu. Kehadirannya didampingi Camat Kepenuhan Hulu Juneidy, S.IP, M.Si serta Kepala Desa Muara Jaya.
Langkah rombongan memasuki Masjid Baiturrahman disambut hangat masyarakat. Kehadiran pejabat teras kabupaten itu bukan sekadar seremoni protokoler, melainkan membawa bantuan nyata yang telah lama dinantikan warga.
Suasana haru sempat menyelimuti ruang masjid saat perwakilan tokoh masyarakat menyampaikan sambutan. Ia mengaku bangga dan terharu atas perhatian pemerintah daerah.
“Kami sangat berterima kasih. Di tengah kesibukan yang luar biasa, Pak Sekda hadir menyapa kami. Ini kebanggaan besar bagi masyarakat Kepenuhan Hulu,” ujarnya dengan suara bergetar.
Menanggapi sambutan tersebut, M. Zaki menyampaikan permohonan maaf dari Bupati Anton yang berhalangan hadir. Namun ia memastikan seluruh aspirasi masyarakat akan disampaikan langsung tanpa perantara.
“Segala permohonan yang disampaikan hari ini akan langsung saya sampaikan kepada Bapak Bupati. Semoga segera mendapat jawaban yang memuaskan bagi kita semua,” tegasnya, disambut ucapan amin dari jamaah.
Safari Ramadan kali ini menjadi potret kolaborasi nyata antara pemerintah daerah, perbankan, dan sektor swasta. Bantuan yang disalurkan antara lain 25 mushaf Alquran untuk Masjid Baiturrahman, santunan anak yatim sebesar Rp10 juta dari Pemda Rohul dan Rp10 juta dari Baznas.
Selain itu, Baznas juga menyalurkan Rp17,5 juta untuk bantuan sembako bagi 50 penerima. Dukungan turut datang dari BRK dengan 25 paket sembako, BPR 30 paket sembako, PT PSA 100 sak beras, CV Enamben 10 sak beras, serta Klinik Febni 25 paket sembako.
Penyerahan bantuan dilakukan secara simbolis menjelang berbuka puasa. Para pejabat dan masyarakat duduk bersimpuh di lantai masjid yang sama, menciptakan suasana kekeluargaan yang hangat sembari menanti azan magrib.
Kegiatan dilanjutkan dengan tausiah yang menyejukkan, menguatkan makna Ramadan sebagai momentum pembersihan diri dan pengabdian sosial. Melalui Safari Ramadan ini, Pemkab Rohul kembali menegaskan bahwa pembangunan tidak hanya soal infrastruktur, tetapi juga membangun ikatan batin serta memastikan tak ada warga yang berjalan sendiri menghadapi tantangan ekonomi.












