BeritaPeristiwa

Akibat Penganiayaan terhadap Warga Desa Waro, Masyarakat Monta Blokade Jalan

1682
×

Akibat Penganiayaan terhadap Warga Desa Waro, Masyarakat Monta Blokade Jalan

Sebarkan artikel ini

BIMA – Rabu, 10 April/2024 Tejadi Tindak Pidana Penganiayaan terhadap Warga Desa waro Kecamatan Monta Kabupaten Bima di Pantai Wane.Diketahui bahwa Terduga Pelaku Penganiayaan Merupakan Warga Desa Tolouwi Kecamatan Monta Kabupaten Bima.Hal tersebut disampaikan oleh keluarga korban melalui WhatsApp kepada Kepala perwakilan media Suaramassa.co.id perwakilan NTB pada 10/04/24 pukul 22;49 WITA.

Insiden tersebut Bermula saat Korban berinisial (JK) Sedang Berfoto dipinggir pantai, dengan tiba-tiba Terduga Pelaku Memukul Korban (JK) Dengan Bambu di Kepalanya.

Advertisement
Scroll ke bawah untuk lihat konten

Korban sempat berupaya untuk menyelematkan diri menangkis pukulan itu dengan tangannya, namun upaya itu gagal, karna terduga pelaku memukul Korban dengan membabi buta.

Saat di konfirmasi oleh media ini terhadap korban melalui via WhatsApp, dirinya mengungkapkan jika itu terjadi secara spontan dan ia tidak mengetahui apa motif dibalik kelakuan pelaku tersebut.

“Saya tidak tau apa motifnya, hingga saya dipukul dengan membabi buta.Sempat saya berteriak sambil menangkis pukulan itu, namun korban memukul dengan membabi buta, hingga saya tidak diberikan ruang penjelasan apa Motif sebenarnya, hingga saya dipukul”, Jelasnya.

Atas Insiden tersebut, Korban mengalami Luka serius dikepalanya, hingga dibawa di PKM Monta untuk melakukan perawatan Medis.

Usai melakukan perawatan Medis, korban langsung melaporkan secara Resmi Di Polsek Monta.Kapolsek Monta, Mustaqim membenarkan jika telah ada Laporan dan laporan tersebut telah di terima oleh mereka.”Laporan itu telah Kami terima dan akan kami tindaklanjuti dengan cepat”, ungkapnya melalui pesan singkat.

Kejadian Tersebut sempat merespon Keluarga Korban, hingga pihak keluarga korban melakukan pemblokiran jalan di Desa Waro ( Dusun) Cabang, berharap terduga pelaku ditangkap dan diproses seacara Hukum atas perbuatannya.

Shabir, Keluarga korban saat diwawancarai menyatakan jika pemblokiran jalan tujuannya adalah untuk menuntut Kapolsek Monta agar segera menahan pelaku penganiayaan terhadap keluarganya.

“Kami masih menunggu kerja teman² Polsek Monta. Kami sangat berharap agar teman2 Polsek Monta Bekerja secara Extra dan Kopratif, untuk melakukan penangkapan terhadap terduga pelaku cepat dan di proses secara Hukum atas perbuatannya”. Tandasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *