Berita

Ketua DPRD Pelalawan Kritik Minimnya Personel dan Kehadiran BPBD di Lokasi Bencana KM 83

1543
×

Ketua DPRD Pelalawan Kritik Minimnya Personel dan Kehadiran BPBD di Lokasi Bencana KM 83

Sebarkan artikel ini

Pelalawan 6 Januari 2024 – Video berdurasi satu menit sembilan puluh detik beredar di media sosial, memperlihatkan Ketua DPRD Kabupaten Pelalawan, Baharuddin SH, MH, mengungkapkan keprihatinan terkait minimnya personel Dinas Perhubungan (Dishub) dan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) di lokasi bencana KM 83 Jalan Lintas Timur Pangkalan Kuras, Kabupaten Pelalawan, Riau.

Dalam video tersebut, Baharuddin SH, MH juga menyayangkan ketidakhadiran personel Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pelalawan di lokasi yang dianggap darurat. Beliau menyampaikan informasi dari anggota di lapangan bahwa personel BPBD, Dishub, dan Satpol PP Pelalawan sangat terbatas di lokasi tersebut.

Advertisement
Scroll ke bawah untuk lihat konten

“Saya sampaikan kepada Bapak Bupati Pelalawan, ini informasi anggota di lapangan bahwa anggota BPBD, Dishub, dan Satpol PP Pelalawan sangat terbatas disini. Terutama BPBD tidak ada di KM 83 ini untuk membantu TNI dan Polisi,” ucap Ketua DPRD Pelalawan dalam video.

Dalam penjelasannya, Baharuddin SH, MH mengungkapkan kekurangan personel Dishub dan Satpol PP, dengan hanya empat orang Dishub di lokasi. Beliau juga menyoroti keberadaan BPBD yang seharusnya turut hadir di KM 83 yang dianggap daerah cukup darurat.

“Kita juga minta kepala Dinasnya, Kepala BPBD untuk menyediakan perahu disini karena harusnya cukup deras, orang banyak jalan kaki disini, jadi ini sudah lima hari disini,” tambahnya dalam video.

Sementara itu, Sitorus Koramil Pangkalan Kuras, yang ikut berbicara dalam video, mengungkapkan jarangnya kehadiran BPBD Pelalawan di tengah kondisi yang sulit. Ketua DPRD Pelalawan menekankan pentingnya BPBD Pelalawan standby di lokasi bencana yang dianggap sudah mencapai tingkat nasional.

“Kita minta kepada Bupati, wakil Bupati, dan Sekda agar benar-benar memerintahkan BPBD itu siaga di lokasi bencana, ini sudah bencana nasional. Kita juga himbau kepada Bapak Bupati untuk segera mensiagakan BPBD dan teruma perahu, karena harusnya cukup deras dan saya juga merasakan disini,” tutupnya dalam video.

Pangkalan Kuras, sebagai salah satu lokasi terdampak, berharap adanya respons cepat dari pemerintah daerah untuk memastikan ketersediaan personel dan peralatan yang memadai dalam penanganan bencana di KM 83.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *