Lampung Tengah || – Anggota Polsek Terbanggibesar, Polres Lampung Tengah melakukan penggerebekan di sebuah gudang pengoplosan pupuk diduga palsu di Kampung Karang Endah, Kecamatan Terbanggibesar, Kabupaten Lampung Tengah, Selasa, 5 September 2023.
Penggerebekan ini dilakukan berdasarkan laporan masyarakat kepada pihak kepolisian pada Minggu, 3 September 2023. Dimana terdapat kegiatan pembuatan pupuk alternatif yang diduga tidak memiliki izin produksi dan penjualan serta tidak sesuai komposisi.
“Setelah kami mendapat laporan dari masyarakat, selanjutnya kami melakukan tindak lanjut. Hasilnya terdapat aktifitas pembuatan pupuk alternatif yang diduga tanpa kelengkapan izin di Kampung Karang Endah, milik saudara Sudinoto warga kampung setempat,” kata Kapolsek Terbanggibesar, AKP Edi Qorinas.
Selanjutnya anggota Unit Reskrim dan Intelkam Polsek Terbanggibesar melakukan penyelidikan tentang keberadaan dan aktifitas di gudang tersebut. Kemudian didapati bahwa tempat tersebut memang digunakan sebagai pengolahan berbagai jenis pupuk yang diduga Ilegal.
“Berdasarkan informasi yang kami peroleh bahwa Sudinoto sebagai pemilik gedung. Orang yang menyewa dan melakukan kegiatan pengolahan pupuk tersebut berinisal A. Kegiatan tersebut sudah dilakukan selama lima bulan terakhir ini,” terangnya.
Baca Juga: Penyimpangan 69 Ton Pupuk Bersubsidi di Lampura dalam Penyidikan Kejaksaan
Setelah dilakukan penyelidikan pada Selasa, 5 September 2023, pukul 15:00 WIB, anggota Polsek Terbanggibesar melakukan penggerebekan terhadap gudang yang digunakan sebagai tempat pengolahan pupuk alternatif yang diduga tidak memiliki izin produksi atau edar.
“Selanjutnya kami melakukan pengecekan dengan didampingi oleh aparat kampung setempat. Hasil pengecekan didapati pabrik tersebut sudah dalam keadaan kosong dan sudah ditinggalkan pemilik dan para pekerjanya serta sedang tidak beroperasi,” jelasnya.
Meski gudang pengoplosan pupuk tersebut dalam keadaan kosong, namun polisi mendapati kurang lebih sebanyak 35 ton pupuk berbagai jenis di lokasi tersebut. Polisi juga telah memasang police line di lokasi gudang pengoplosan pupuk tersebut.
Polisi saat ini tengah melakukan pengembangan terkait temuan gudang yang diduga melakukan aktivitas pengoplosan pupuk. Polisi juga akan mendalami pendistribusian puluhan ton pupuk yang ditemukan.
(Sm_ ari gobang)










