BeritaPemerintahan

Sebut Uang Makan Minum Wabup Rohul Capai Rp 130 juta/ Bulan, Sekjen PJID: Bupati Lebih Besar

1213
×

Sebut Uang Makan Minum Wabup Rohul Capai Rp 130 juta/ Bulan, Sekjen PJID: Bupati Lebih Besar

Sebarkan artikel ini

ROHUL || – Besaran belanja uang makan minum Wakil Bupati Rokan Hulu tahun 2022 sebesar Rp778.000.000 disorot. Belum lagi dengan belanja makan dan minum Bupati Rohul Sukiman juga ditaksir mencapai miliaran rupiah.

Seketaris Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Perkumpulan Jurnalis Indonesia Demokrasi (PJI-D) Kabupaten Rokan Hulu, Sudirman menanggapi besarnya belanja uang makan minum Wakil Bupati Rokan Hulu H Indra Gunawan mencapai ratusan juta setiap bulannya. Tak hanya itu, uang makan minum Bupati Sukiman juga ditaksir mencapai miliaran rupiah.

Advertisement
Scroll ke bawah untuk lihat konten

“Disuarakan bahwa uang makan minum Wakil Kepala Daerah (WKDH) tersebut berkisar Rp130 juta setiap bulannya. Menurut kami uang makan minum tersebut cukup besar, kalau wakilnya saja angkanya seperti itu pastinya Kepala Daerah (KDH) pasti lebih besar lagi bisa milliaran rupiah,” terang Sudirman kepada suaramassa.co.id, Selasa (12/9).

Menurutnya, anggaran yang disebut untuk membiayai makan dan minum Wakil Bupati itu  dianggap terlalu mewah. Sekretariat Daerah Kabupaten Rokan Hulu mestinya jelas dalam menetapkan dan merealisasikan anggaran biaya makan minum KDH dan WKDH tersebut. Apa lagi Rokan Hulu sekarang ini dalam kondisi Termiskin, jadi Janganlah Berfoya foya Ditas penderitaan rakyat.

“Kami menilai angka belanja makan minum Bupati dan Wakil Bupati itu cukup besar ratusan juta bahkan miliaran rupiah, dan ini patut dicurigai terjadi praktik korupsi. Terhadap penyediaan dana penunjang operasional kepala daerah dan wakil kepala daerah tahun anggaran 2021-2022 patut dipertanyakan,” suaranya.

Ditambahkannya, mengenai persoalan tersebut dirinya meminta agar inspektorat Rokan Hulu segera mengaudit kerugian keuangan daerah yang bakal mungkin terjadi, mulai dari biaya perjalanan dinas Bupati dan Wakil Bupati serta makan minum dan lain-lain yang ditaksir mencapai miliaran rupiah.

Terakhir suara Sudirman, dirinya meyakini adanya mafia terstruktur yang dilakukan oleh kelompok tertentu dan dalang dalam mafia itu. Mereka diduga melakukan perampokan besar-besaran terhadap keuangan daerah yaitu biaya perjalanan dinas bupati dan wakil bupati serta biaya makan minum dan lain-lain.(Umri)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *