BeritaPemerintahanPeristiwa

Warga Padang Guci Hilir Berharap Jembatan Gantung Di Air Kering II Dibangun Permanen

531
×

Warga Padang Guci Hilir Berharap Jembatan Gantung Di Air Kering II Dibangun Permanen

Sebarkan artikel ini

Kaur, SuaraMassa.co.id – Warga Padang Guci Hilir Kabupaten Kaur gotong royong perbaiki jembatan gantung di Desa Air Kering II.

Jembatan gantung lebih dari 60 meter tersebut menghubungkan permukiman warga dengan tempat usaha pertanian, seperti perkebunan kelapa sawit, kopi, pala dan persawahan.

Advertisement
Scroll ke bawah untuk lihat konten

Warga Air Kering II Rimpian (46) dan Bambang Supeno (50)mengatakan goro dilakukan oleh warga Padang Guci Hilir dan pemilik lahan disebarang sungai Padang Guci lantaran lantai jembatan gantung sudah rusak parah dan tidak layak di lalui.

“Sudah beberapa kali diperbaiki secara gotong royong, dengan dana seadanya warga memperbaki dasar jembatan terbuat dari papan kayu,” ungkap Rimpian.

Warga sangat kuatir jika tidak diperbaiki maka akan terjadi hal yang tidak diinginkan, sepanjang jembatan gantung dasar dari kayu sudah lapuk dan patah.

“Lebih dari layak di bangun oleh Pemerintah, namun sampai saat ini belum ada respon, padahal bukan hanya dari Pemerintah Kabupaten Kaur, malahan dari Pemerintah Provinsi Bengkulu sudah pernah menjanjikan perbaikan atau pembangunan jembatan tersebut,” jelas Rimpian salah satu pencetus goro perbaikan jembatan gantung, Selasa (9/7/2024).

Lanjutnya, Mengerjakan fasilitas umum salah satunya pembangunan jembatan gantung. Goro bersama warga guna mempermudah dan memperlancar perjalanan warga khususnya petani menuju lahan yang sudah produksi.

“Mayoritas warga adalah petani yang kesehariannya manfaatkan jembatan gantung yang kini sudah dibangun melalui Goro walaupun belum sepenuhnya terselesaikan. Warga tetap waspada saat melintas di atas sungai yang cukup deras, apalagi saat saat membawa hasil pertanian mengunakan kendaraan,” harap Rimpian.

Khusus permohonan bantuan perbaikan, bukan hanya Pemerintah Desa, wargapun sudah pernah memohon bantuan perbaikan, namun sampai saat ini tidak ada respon pemerintah.

“Ia, warga sangat berharap pemerintah dapat membangun jembatan gantung yang permanen. Supaya petani senang dan aman melintas menuju lahan produksi,” ujar Rimpian.(Man)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *