BeritaPendidikanSosial

Siswa SD Viral Hadiri Upacara Sendiri, Dapat Hadiah Sepeda dari Bupati Pelalawan

187
×

Siswa SD Viral Hadiri Upacara Sendiri, Dapat Hadiah Sepeda dari Bupati Pelalawan

Sebarkan artikel ini

Pelalawan – Di tengah peringatan HUT ke-80 Republik Indonesia, sebuah kisah menyentuh hati terjadi di Kecamatan Pelalawan. Seorang siswa sekolah dasar bernama Arya datang sendiri ke lapangan upacara penurunan bendera. Tanpa ditemani orang tua maupun teman, ia berdiri tegap di antara ratusan peserta, memberi penghormatan penuh pada Sang Saka Merah Putih.

Momen sederhana namun menginspirasi itu terekam kamera anggota DPRD Kabupaten Pelalawan, Asnol Mubarok, dan kemudian viral di media sosial. Banyak warganet mengaku terharu sekaligus bangga, melihat semangat seorang anak kecil menjaga nilai nasionalisme di tengah arus zaman yang kian individualis.

Advertisement
Scroll ke bawah untuk lihat konten

Kisah Arya akhirnya sampai ke telinga Bupati Pelalawan, H. Zukri, S.M., M.M. Tidak hanya memberikan apresiasi lewat kata-kata, Bupati mengundang langsung siswa tersebut ke kediaman dinasnya di Kompleks Perkantoran Bupati Pelalawan.

Pertemuan berlangsung penuh kehangatan. Dengan wajah polos, Arya tampak tak percaya bahwa keberaniannya hadir sendiri di lapangan upacara kini mempertemukannya dengan orang nomor satu di Kabupaten Pelalawan.

Pada kesempatan itu, Bupati H. Zukri menyerahkan hadiah istimewa berupa satu unit sepeda baru.
“Nak, ini untukmu. Teruslah semangat belajar, cintai bangsa dan daerahmu. Kamu sudah memberi teladan yang luar biasa bagi kita semua,” ujar Bupati sembari menepuk bahu Arya dengan penuh kasih.

Senyum lebar dan mata berbinar dari sang anak menggambarkan kebahagiaan yang sulit diungkapkan dengan kata-kata. Hadiah sepeda itu bukan hanya kebahagiaan bagi Arya, tetapi juga simbol penghargaan atas ketulusan dan semangat nasionalisme seorang anak kecil.

Kini, kisah Arya bukan hanya viral di dunia maya, melainkan juga menjadi inspirasi nyata bagi banyak orang. Bahwa kemerdekaan bisa dimaknai melalui keberanian sederhana: berdiri tegap, penuh cinta tanah air, meski seorang diri.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *