BeritaPendidikan

Pelatihan Pembelajaran Mendalam Ikhtiar Menuju Transformasi Pendidikan yang Bermakna

186
×

Pelatihan Pembelajaran Mendalam Ikhtiar Menuju Transformasi Pendidikan yang Bermakna

Sebarkan artikel ini

Kaur, Suaramassa.co.id – Pemerintah Kabupaten Kaur melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan menyelenggarakan Workshop Implementasi Pembelajaran Mendalam. Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian strategi peningkatan kualitas pembelajaran yang selaras dengan kebijakan nasional, khususnya Peraturan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Nomor 13 Tahun 2025 tentang Kurikulum.

Poto Bersama : Dewan Guru SD di Kabupaten Kaur sedang mengikuti pelatihan Coding dan KA

Kegiatan ini bukanlah inisiatif semata-mata daerah, melainkan tindak lanjut dari Surat Edaran Sekretaris Jenderal Kemendikdasmen Nomor 10 Tahun 2025 tentang pelaksanaan penggunaan Dana BOS dalam mendukung komponen pembelajaran dan pengembangan profesi. Dalam hal ini, penggunaan dana BOS — baik BOS Reguler maupun BOS Kinerja telah sesuai dengan regulasi yang mengatur komponen pembiayaan kegiatan pelatihan, pengembangan profesi, hingga peningkatan mutu layanan pembelajaran.

Advertisement
Scroll ke bawah untuk lihat konten

Dasar itulah Kepala SD Negeri 71 Kaur Nurdawati,S.Pd dan Guru Nuni Martini,S.Pd, Rubi Asmita Warni,S.Pd mengikuti Pelatihan Pembelajaran Mendalam, kemudian pelatihan dilanjutkan dengan kegiatan pelatihan Koding KA diwakilkan oleh Purwanto,S.Pd.

“Pembelajaran Mendalam menjadi instrumen strategis dalam memenuhi indikator tersebut, dengan menitikberatkan pada penguatan karakter, kolaborasi, keterampilan berpikir kritis, dan pemanfaatan teknologi secara tepat guna. Kegiatan ini merupakan bagian dari skema pelatihan jangka panjang yang telah lebih dahulu berjalan penerima BOS Kinerja. Sekolah telah menyelenggarakan pelatihan internal berbasis implementasi Pembelajaran Mendalam sejak pertengahan Juli lalu,” ujar Nurdawati saat ditemui wartawan suaramassa.co.id di ruang kerjanya.

Lanjut Nurdawati Workshop secara luring ini justru dirancang sebagai ruang konsolidasi dan penguatan antarperwakilan sekolah untuk memastikan penyelarasan pemahaman, memperkuat jejaring praktik baik, serta menyusun langkah implementasi berikutnya. Pelatihan ini tidak berhenti pada workshop, tetapi dilanjutkan dengan penyusunan visi dan misi sekolah berbasis pembelajaran mendalam, pengimbasan materi kepada guru di masing-masing sekolah, serta praktik pembelajaran dan penyusunan perangkat ajar yang akan diukur melalui asesmen diagnostik dan Tes Kompetensi Akademik (TKA).

“Kegiatan Workshop Pembelajaran Mendalam ini merupakan bagian kecil dari perjuangan panjang menuju pendidikan yang bermutu dan relevan dengan kebutuhan zaman. Diharapkan dengan kerja kolaboratif, praktik-praktik pembelajaran yang transformatif dapat tumbuh di setiap satuan pendidikan, menyiapkan anak-anak Bengkayang menjadi generasi unggul, berkarakter, dan siap menghadapi tantangan masa depan,” tutup Nurdawati,SPd didampingi Parwanto,S.Pd.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *