Padangsidempuan (SM) – Proyek Taman yang bersumber dari APBD Kota Padang Sidempuan senilai Rp.2,3 Miliar di Kelurahan Kantin Kecamatan Padangsidimpuan Selatan yang berada tepat di bawah jembatan Siborang yang mengalir Sungai Batang Ayumi, kini memasuki babak baru.
Hal ini diketahui oleh pernyataan Wakil Ketua DPRD Kota Padang Sidempuan sekaligus Ketua DPD Partai PAN Kota Padangsidempuan H. Erwin Nasution SH,MM, kepada awak media selasa (2/5/2023).
“Yang dibahas dan ditetapkan menjadi proyek dalam APBD Tahun Anggaran 2022 adalah kegiatan Dek Antisipasi Banjir di Kelurahan Kantin, Kecamatan Padang Sidempuan Selatan, bukan kegiatan proyek pembangunan taman”, ujarnya.
DPRD tidak pernah membahas Taman yang di Sungai Batang Ayumi apalagi menetapkan. Saya salah satu pimpinan Badan Anggaran Tahun Anggaran 2022 tidak merasa menetapkannya, kecuali kegiatan Dek Antisipasi banjir di Kelurahan Kantin.
Terkait hal tersebut DPRD akan mempertanyakan secara resmi nanti di pembahasan LKPJ maupun di Pertanggung jawaban APBD TA 2022 yang Insya Allah diagendakan pada hari Senin depan (8/5/2023).
Sebagaimana diketahui Proyek Taman yang bersumber dari APBD Kota Padangsidempuan dengan pagu fantastis senilai Rp.2,3 Milliar ini dikomandoi oleh Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman (Perkim) Kota Padangsidempuan ini telah rusak dan hancur meski baru selesai dilaksanakan.
Sebagai Kuasa Pengguna Anggaran (KPA) Imbalo Siregar yang merupakan Kepala Dinas dan M. Dasuki Nasution sebagai Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) merangkap Kepala Bidang di dinas terkait.
Abd. Yazid SMTP pemerhati pembangunan Tabagsel sekaligus jurnalis ketika diminta tanggapannya (4/5/2023) mengatakan kemedia ini perubahan judul nomenklateur di APBD itu harus bersama-sama ditetapkan oleh pihak eksekutif dan legislatif.
“Merubah judul item kegiatan yang telah ditetapkan dan disahkan itu harus melalui persetujuan bersama, bukan seenaknya saja merubah dan itu ada peraturan yang mengaturnya”, tandasnya kesal.
Pantauan awak media kegiatan yang baru selesai dilaksanakan ini sudah terlihat hancur dan rusak disana-sini.
A. Nst












