Labuhan Batu (02/25): Universitas Labuhan Batu menggelar Focus Group Discussion yang mengangkat topik “AI dimata para Ekonom”, 03 Februari 2025 di Gedung paska sarjana lantai 2 yang dihadiri secara terbatas oleh mahasiswa paska sarjana, praktisi, peneliti dosen dan ekonom.Sebagai Fakultas ekonomi dan bisnis terdepan di Labuhan Batu, Sumatera Utara, Paska Sarjana ULB menyoroti tren market AI sebagai daya jual pangsa pasar yang dianggap mengubah persepsi dunia UMKM, baik sebagai peluang maupun sebagai ancaman.
“Kita mengenal SWOT secara teoritik, namun gradian tersebut dapat kita handle sehingga mengurangi jumlah kasus transaksi illegal ataupun penipuan berkaitan dengan AI/robot. Komunikasi antara “human to human” perlu dikembalikan lagi. “ Tutur narasumber Syahril sebagai pemateri.
Digital Commerce memungkinkan layanan pelanggan terjadi dalam ruang komunikasi yang baik antara customer dan UMKM. Sayangnya, chatbot berbasis AI memungkinkan keraguan customer akan terjaminnya transaksi bisnis bagi UMKM. “Saya ingin berbicara kepada sesama manusia, bukan dengan Robot seperti Chat GPT.” Ungkap Suheri Marzono, salah satu pengamat Market dari ULB.
Menurut Press Relase yang diterima Suara Massa kabiro Labuhan Batu menuturkan “Undang Undang AI sebagai trendsetter Market saat ini memang belum diregulasi. Didalam jurnalistik, AI sudah mendapat regulasi dari dewan pers, yang berisikan penggunaan AI harus tetap dalam control manusia dalam menyampaikan berita. Konten tidak seutuhnya hasil AI, namun manusia dapat menyaringnya dan mendaftarkan source aplikasi yang ia gunakan.
Situasi inilah yang memperlihatkan AI dalam kondisi mengkhawatirkan / Red Flag yang dapat menipu costumer sementara UMKM tidak menyadari bahwa jika AI dipakai sebagai alat transaksi ecommerce berujung pada scamming. Beberapa korban tengah jatuh, isu ini tidak disoroti media lokal.
Bila scam semakin meningkat, sementara literasi AI belum dipahami, maka tanpa sadar sudah bertanda bahaya (red flag).
Harapan diselenggarakannya Focus Disscussion Group ini adalah ekonom melihat adanya tantangan baru bagi UMKM Labuhan Batu dan perlu adanya penelitian ekonomi dan bisnis lebih dalam lagi, perlu diperbanyak digitalpereneur hingga seminar berbasis usahawan yang menarik simpati anak muda dalam ber UMKM serta memahami keberadaan AI sebagai tantangan dan Batasan Batasan yang harus diterapkannya.
Suara Massa /Hard News












