BeritaPemerintahan

Eselon II itu Penentu, Jangan Asal Asalan, “Uji H Lukman Hakim”

861
×

Eselon II itu Penentu, Jangan Asal Asalan, “Uji H Lukman Hakim”

Sebarkan artikel ini

 

Kota Metro Lampung || – Pembantu pembantu Walikota harus orang orang yang mengerti, orang orang yang bisa memberikan masukan dan Ide ide, Pemikiran pemikiran yang kreatif dan dia harus bisa melaksanakan tugas tugasnya dengan baik, itulah makanya berikanlah kewenangan kepada orang orang mengerti orang orang yang tau tentang Pendidikan lebih tau dari kepala Daerah, tutur “H Lukman Hakim”.

Advertisement
Scroll ke bawah untuk lihat konten

Makanya tergantung bagai mana Walikota memberikan Sumber Daya Manusia ( SDM ), jangan milih asal milih, tidak boleh sembarangan, apalagi orang yang setor baru dipilih untuk menduduki jabatan, itu
Tidak boleh. Senin 16/10/2023.

Contoh, banyak yang Sumber daya manusia bagus, berkualitas tetapi tidak dipakai, bahkan orang orang yang tidak berkualitas pada nongkrong pada posisi tertentu, satu saja koreksi paling jelek, misalnya Eselon 2(dua), eselon 2 itu orangnya tidak sembarangan, Penentu lo. Kalau saya cuma mengatakan, Infrastruktur itu walikotanya Kepala PU, Kepala Perkim, lakok diisi oleh orang orang yang Asal asalan, lah ini tidak akan jalan. ujarnya.

Dinas Pendidikan lakok diisi oleh orang yang begronnya bukan pendidikan, alangkah banyak Doktor, alangkah banyak orang orang yang paham dan mengerti tentang pendidikan, Ini kunci.tegasnya.

Kepala Dinas Kesehatan walau tidak dokter misal Skm baguslah, tetapi dalam pos pos tertentu, masa Istri Walikota yang memang dokter yang paham kesehatan malah jadi Staf ahli, kan sayang.
Istrinya Sekda yang nota benenya punya power BKD secara baik bisa memilih orang dengan baik, juga jadi Staf ahli itu artinya sudah mulai dari situ
Sudah tidak benar.

Kepala Bapedda gak tau dari mana, saya yakin gak paham tentang kota Metro.
Itulah akan menjadi penempatan sumber daya manusia, sumber daya manusia dalam posisi tertentu itu harus berdasarkan kualitas dan kemampuan, kalau metro tidak bisa.

Dulu saya banyak menyekolahkan orang sampai keluar negri, tetapi setelah pergantian saya orang orang itu semua pada minggir pergi dari metro, karena tidak dipakai dan sistem pemerintahan di metro sudah tidak baik. Ucapnya.

Sebagusnya Walikota Metro kedepan seperti apa, tanya awak media.

Jaga pikir kita tidak usah muluk muluk, namanya Walikota itu jabatan bukan sembarangan, Walikota sekaligus adalah Tumpuan bagi perkembangan kemajuan kota ini. Jadi yang pertama yang say inginkan kedepan adalah ” Orang yang mampu, orang yang mau, orang yang tidak mementingkan dirinya sendri dan sedang di Open untuk membangun kota ini.

Jadi harus betul betul bukan karena hanya punya kemampuan finansial yang tinggi yang tinggi bisa menjadi Walikota dan sekarang saatnya memasuki alam Politik, saya mengajak warga kota ini, mari kita pilih pemimpin yang layak, yang pantas, termasuk Legislatifnya ini sudah mulai tahapan Pileg, berfikir yang jernih, jangan hanya karena rupiah yang tidak seberapa anda menyesal selama lima tahun. Pungkasnya, tamat.

Reporter : Glenk Susanto as.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *