Makassar || – Menggambar atau melukis bukanlah seni yang mudah dan sembarangan. Tidak semua orang mampu meluapkan ide dan emosinya lewat karya gambar yang indah penuh makna.
Menggambar bisa melalui banyak cara. Bisa dengan gambar tidak jelas, coretan sembarangan, atau cipratan cat tak bermakna bagi orang lain. Biasa disebut abstrak. Atau menggambar dengan obyek jelas atau realis.
Cara mengekspresikan dan memberi makna pada karya gambar pun bervariasi, tergantung pikiran dan luapan emosi seorang pelukis atau seniman itu sendiri.
Salah satu kegemaran menggambar inilah yang sering dilakukan siswa sekolah menengah atas (SMA) negeri 2 Makassar yang masih duduk di bangku kelas sepuluh.
Audy alika yusnadi, yang kerap disapa Alika ini menceritakan bagaimana dia selalu mengisi waktu-waktu luangnya dengan menggambar sambil mendengarkan musik barat favoritnya.
Alika senang menuangkan imajinasinya lewat seni gambar dan beberapa tahun ini gemar menggambar anime dikarenakan kecintaannya pada karakter-karakter animasi Jepang yang dianggapnya menarik, unik dipadukan dengan cerita yang dikemas dalam komik.
“Saya suka sekali menggambar, saya akan terus belajar. Semoga nanti bisa ikut lomba-lomba dan berkesempatan buat komik” tutur Alika (28/10/2023)
Sejauh ini sudah banyak gambar dan karakter anime yang dibuat Alika disetiap waktu senggangnya.
Sementara Dina mardiani Ibu Lika menceritakan bahwa bakat anaknya ini sudah nampak sejak kecil sehingga berkomitmen bersama suaminya untuk mendukung bakat anaknya serta memfasilitasi agar anaknya meneruskan bakat menggambarnya.
“Alhamdulillah, memang dari kecil suka menggambar, suka melukis. Secara saya tidak begitu pandai menggambar dan ternyata anak saya punya bakat menggambar. Saya akan selalu dukung apa yang menjadi hobynya” ujar Dina mardiani
Ibu Alika juga menceritakan bagaimana antusias anaknya ketika memperlihatkan karya-karya gambarnya dan bagaimana betapa serius anaknya ketika membuat karakter-karakter anime sesuai imajinasinya.
Sebagai seorang ibu tentu dia berharap apa yang menjadi bakat anaknya terus berkembang dan apa yang menjadi mimpinya bisa terwujud.
“Dia selalu bilang mau bikin komik nanti. Saya dan ayahnya selalu dukung, fasilitasi semampu kami. Semoga apa yang diharapkan bisa terwujud”
Tutur harap Dina mardiani mengakhiri percakapan kita.












