BeritaPeristiwa

Parkir Di GOR Tengku Pangeran Pangkalan Kerinci Diduga Untuk keuntungan Segelintir Oknum

566
×

Parkir Di GOR Tengku Pangeran Pangkalan Kerinci Diduga Untuk keuntungan Segelintir Oknum

Sebarkan artikel ini

Pelalawan suaramassa.co.id – GOR Tengku pangeran yang berada di pangkalan kerinci merupakan aset Pemda Pelalawan dibawah naungan DISPORA Kabupaten Pelalawan.Artinya GOR tersebut merupakan milik seluruh masyarakat kabupaten Pelalawan.Namun yang terjadi, Pada acara wisuda massal VI PD IGRA sekabupaten Pelalawan yang di adakan di GOR Tengku pangeran pangkalan kerinci diduga Pungli untuk keuntungan Segelintir Oknum.

Bagaimana tidak, tampak semua undangan yang hadir masuk kelokasi baik roda 4 maupun roda 2 harus mengeluarkan uang untuk membayar karcis parkir yang dipungut oleh beberapa orang.

Advertisement
Scroll ke bawah untuk lihat konten

Tersontak ibu ibu, pengguna kendaraan roda 4 salah satu undangan dari wali murid RA diminta uang Rp.5000 untuk karcis parkir yang sudah disiapkan.tampak karcis tidak ada logo atau stempel pihak yang bertanggung jawab dalam pengelolaan parkir tersebut

“Aneh ya, GOR ini kan punya Pemda dinas DISPORA masak mau masuk kedalam harus bayar Rp.5000 untuk bayar parkir, harusnya kan gratis kata nya dengan nada kesal kepada awak media.

Kemudian awak media pun mengabadikan kegiatan tersebut, tampak Dilokasi juru minta memberhentikan undangan yang masuk baik roda 4 maupun roda 2.Untuk roda 4 di patok sesuai karcis Rp 5000,sedangkan untuk Roda 2 Rp 3000.

Awak media pun mencoba memintai keterangan dari salah satu juru parkir berinisial RK yang berada Dilokasi untuk bahan pemberitaan.

“Kami hanya bekerja bang, gaji kami pun persenan disini, parkir ini yang menyelenggarakan panitia acara, kami menyetor kepanitia uang parkir ini Karena kata panitia kita atur semua kendaraan biar tidak terjadi kemacetan, ungkap RK.

Ditanya siapa ketua panitia nya, RK pun mengaku tidak tahu dan bahkan tidak mempunyai no Kontak Ponsel panitia tersebut

Rasa makin penasaran awak media pun makin timbul, terus mencari siapa ketua panitia acara tersebut. Hingga ahirnya bisa bertemu dan memintai keterangan langsung dari ketua panitia bernama Sariati.

“Untuk terkait parkir, kita tidak mengadakan kutipan parkir, namun mereka yang mengutip parkir hanya berkoordinasi dengan kami panitia untuk yang bekerja dilapangan untuk pengaturan mobil biar tidak macet.Bahkan kita sampaikan kalau pun kutipan parkir itu dilaksanakan jangan melanggar ketentuan yang belaku”, ucap Nya.

Ditanya terkait setoran kutipan parkir, Ketua panitia langsung menampiknya.

“Uang parkir sama sekali tidak sangkut paut nya dengan kami ketua panitia, itu diluar kendali kami.Kami hanya berpesan untuk guru guru yang hadir supaya tidak dimintai parkir.Itu murni mereka yang mengkoordinir semua, jadi uang nya untuk mereka yang bekerja”.tutup Sariati selaku panitia.

Sementara Erwan Kabid Dispora Pelalawan dimintai tanggapannya terkait Parkir tersebut juga menampik kalau ada nya parkir di acara wisuda massal tersebut.

“Kami dari Dispora hanya menyediakan tempat kepada panitia acara tersebut, dan terkait parkir itu diluar kendali kami” cetus Erwan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *