Rokan Hulu – Pemerintah Kabupaten Rokan Hulu (Pemkab Rohul) melalui Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan (DKPP) menggelar kegiatan Gerakan Memasyarakatkan Makan Ikan (Gemarikan) di Desa Rambah Utama, Kecamatan Rambah Samo, Kamis (19/12/2024). Kegiatan ini bertujuan untuk mengedukasi masyarakat tentang pentingnya mengonsumsi ikan guna mencegah stunting dan mendukung tumbuh kembang generasi yang sehat dan cerdas.
Kegiatan tersebut dihadiri oleh berbagai pihak, di antaranya Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan yang diwakili oleh Kepala Bidang Perikanan, Syahril, S.P, Camat Rambah Samo H. Amri, S.Sos, Kepala Puskesmas Rambah Samo II, Kepala Desa Rambah Utama, serta Tim Percepatan Penurunan Stunting Kecamatan Rambah Samo dan puluhan masyarakat setempat.
Dalam kesempatan itu, Camat Rambah Samo, H. Amri, S.Sos, menyampaikan pentingnya kebiasaan makan ikan sebagai langkah pencegahan stunting. Menurutnya, konsumsi ikan yang kaya akan protein, omega-3, vitamin D, dan berbagai nutrisi lainnya sangat dibutuhkan, terutama bagi anak-anak dalam masa pertumbuhan. “Salah satu cara yang efektif untuk mencegah stunting adalah dengan mengonsumsi ikan secara rutin,” ujar Amri.
Amri juga menekankan bahwa ikan mudah ditemukan dengan harga yang terjangkau, sehingga bisa menjadi pilihan yang baik bagi keluarga. Ia mengajak orang tua untuk mengenalkan ikan sebagai menu harian kepada anak-anak sejak dini. “Mari kita bersama-sama memulai kebiasaan gemar makan ikan untuk menciptakan generasi yang sehat dan bebas stunting,” tuturnya.
Sementara itu, Kabid Perikanan DKPP, Syahril, S.P, menyampaikan bahwa anak-anak di bawah usia 1.000 hari harus mengonsumsi ikan minimal 300 gram per pekan untuk mencukupi kebutuhan gizi mereka. Ia berharap melalui program Gemarikan ini, masyarakat semakin sadar akan pentingnya ikan sebagai sumber protein yang baik. “Program Gemarikan ini sangat penting untuk menjaga kesehatan anak-anak dan mendukung target pemerintah untuk menurunkan angka stunting di Rohul di bawah 14% pada tahun 2025,” tambah Syahril.
Sebagai bagian dari upaya menurunkan angka stunting, setiap kecamatan di Rohul telah membentuk Tim Percepatan Penurunan Stunting, yang juga berperan dalam menyosialisasikan pentingnya konsumsi ikan. Syahril juga menyarankan agar orang tua bisa mengolah ikan menjadi berbagai bentuk yang menarik, seperti ikan crispy, nugget, atau olahan lainnya, agar anak-anak lebih gemar makan ikan.
Kegiatan Gemarikan ini diharapkan tidak hanya meningkatkan kesadaran masyarakat tentang gizi, tetapi juga membantu mencapai Indonesia Emas 2045 dengan generasi yang sehat, cerdas, dan siap bersaing di masa depan.












