Aktual PolisiBerita

Polri Menggelar Pelatihan Olah Strategi dalam Rangka Operasi Mantap Brata 2023-2024

12956
×

Polri Menggelar Pelatihan Olah Strategi dalam Rangka Operasi Mantap Brata 2023-2024

Sebarkan artikel ini

Jakarta || – Hari ini, Senin (6/11/2023), Polri telah menggelar pelatihan olah strategi dalam rangka Operasi Mantap Brata 2023-2024. Pelatihan tersebut diikuti oleh seluruh satgas, Kapolda, dan Kapolres dari seluruh Indonesia.

Brigjen Ahmad Ramadhan, Karopenmas Divisi Humas Polri, menyatakan bahwa lebih dari seribu anggota mengikuti pelatihan ini.

Advertisement
Scroll ke bawah untuk lihat konten

“Di Mabes Polri, Jakarta, hari ini kami melaksanakan latihan olah strategi di dua gedung. Gedung pertama adalah Gedung Utama Ruang Pusdalsis, yang menjadi pusat pengendalian operasi dan dipimpin oleh Asops Kapolri sebagai Dir Latihan, bersama dengan perangkat latihan. Gedung kedua adalah gedung Presisi lantai 7, diikuti oleh seluruh satgas, termasuk 9 satgas di Operasi Mantap Brata tingkat pusat, serta 34 Kasatgas atau Kapolda dan 528 Kapolres yang bergabung melalui zoom,” kata Ramadhan.

Ramadhan menjelaskan bahwa pelatihan ini bertujuan untuk memantapkan kemampuan di semua level, mulai dari level strategi, manajerial, hingga level taktikal. Level strategi melibatkan pimpinan, level manajerial melibatkan Kasatgas di tingkat pusat, sementara level taktikal melibatkan Kasubsatgas dan pelaksana lainnya.

“Jadi, semua aspek latihan melibatkan level strategi, manajerial, dan taktikal,” tambahnya.

Ramadhan juga menekankan perbedaan pelaksanaan Operasi Mantap Brata tahun ini dengan lima tahun lalu, di mana tahun ini melibatkan latihan olah strategi yang mengintegrasikan semua level. Hal ini diharapkan dapat meningkatkan kemampuan di semua level, yang selanjutnya akan meningkatkan pelaksanaan Operasi Mantap Brata.

Dalam pengendalian operasi, setiap Kasatgas diinstruksikan untuk memahami tugasnya dengan baik, sehingga mereka dapat melaksanakan tugas secara manajerial, menganalisis apa yang harus dilakukan, dan merinci pelaksanaan tugas.

“Level manajerial akan menerima perintah, mengembangkan rencana, dan mendistribusikan tugas ke subsatgas masing-masing. Para pelaksana di bawahnya akan menerima tugas dan perintah, serta melaporkan kepada pimpinan. Semua upaya ini dilakukan demi terwujudnya Pemilu yang aman, tertib, damai, dan lancar,” tambahnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *