Kaur, Suaramassa.co.id – Sungai Padang Guci kembali memakan korban, Selasa (16/8) Pukul 12.30 WIB warga Guru Agung Kecamatan Kaur Utara menemukan mayat hanyut.

Setelah diinformasikan oleh warga melalui media sosial sehingga diketahui korban hanyut adalah warga Desa Coko Betung Kecamatan Padang Guci Hulu Siprul (35).
Belum diketahui kronologis yang pasti sehingga korban bisa hanyut di Sungai Padang Guci, namun beberapa hari cuaca memang sangat ekstrim hujan cukup deras sehingga debit air Sungai Padang Guci meningkat.
Saat di hubungi Kades Coko Betung Ruli Astati, dia membenarkan kalau ada warganya hanyut di sungai Padang Guci.
“Ia, memang benar warga saya, tetapi belum diketahui pasti kronologis kejadian sehingga warga tersebut hanyut,” kata Kades Coko Betung.
Lanjutnya, informasi dari saksi mengatakan bahwa saat debit air masih besar korban tetap mau menyeberang sungai.
“Ada laporan warga, korban suah di larang untuk menyeberang sungai, mungkin karena korban tidak mendengar sehingga tetap saja menyeberang sungai,” jelas Kades Coko Betung.
Lebih lanjut Ruli Astati menjelaskan setelah diketahui pihak keluarga korban langsung di bawa ke Puskesmas Padang Guci, setelah itu dibawa ke rumah duka dengan pengawalan dari TNI dan Polri.












