Rokan Hulu – Dalam beberapa tahun terakhir, Kota Pasir pangaraian menghadapi masalah serius terkait dengan Air bersih dikarenakan sistem saluran Intake yang mengalami penyumbatan berkepanjangan. Saluran yang menjadi vital dalam penyaluran air bersih ini tidak hanya terbengkalai, tetapi juga menyebabkan gangguan besar pada pasokan air bersih ke masyarakat setempat. Selasa(25/6/2024)
Salah satu contoh nyata dari masalah ini terlihat pada saluran yang menghubungkan Sungai Batang Lubuh dengan saluran Intake utama.
Saluran ini sudah mengalami penyumbatan yang parah selama dua tahun terakhir. Pada musim kemarau, air yang seharusnya dialirkan ke Intake utama tidak mampu disedot dengan baik karena penyumbatan tersebut. Selain itu, saat terjadi banjir, saluran Intake yang tersumbat oleh lumpur dari sungai mengakibatkan air tidak dapat mengalir dengan lancar ke dalam Intake.
Kondisi saluran Intake yang tidak optimal ini menjadi salah satu penyebab utama mengapa pasokan air bersih ke masyarakat pasir pengaraian terganggu. Pada saat musim kemarau atau ketika air sungai surut, saluran yang tersumbat menghalangi aliran air masuk ke dalam Intake, sehingga mengurangi kapasitas untuk menyediakan air bersih ke warga.
“Kami menyadari bahwa kondisi ini sangat mengkhawatirkan. Pasokan air bersih menjadi kebutuhan dasar yang harus terpenuhi dengan baik bagi masyarakat. Oleh karena itu, penanganan masalah ini menjadi prioritas utama kami di Dinas Perkim,” ujar Anton ST MM,
Hari ini kita sudah turunkan alat berat untuk menguras tanah ataupun lumpur yg menyumbat saluran dari batang lubuh menuju Intake, kendalanya sekarang Intake induk yg kedalam 8 meter tidak bisa dimasuki alat berat, dan lumpur yang mengendap didalam Intake mencapai satu meter lebih, ini harus dikerjakan pengurasan secara menual.
“Sarana prasarana yang kurang memadai ini menjadi tantangan berat bagi kami. kedepannya Kita akan ajukan peralatan yang sesuai guna mempercepat proses pembersihan saluran Intake yang terus menerus mengalami penyumbatan,” tambah Anton.
Dalam rangka mengatasi masalah ini, Dinas Perkim merencanakan sejumlah langkah strategis. Pertama, mereka akan meningkatkan frekuensi pemeriksaan dan pemeliharaan saluran Intake secara berkala guna mencegah penyumbatan yang lebih parah. Kedua, mereka juga sedang dalam proses untuk mengajukan anggaran guna pengadaan mesin sedot lumpur yang lebih canggih dan efisien.
“Harapannya dengan langkah-langkah ini, masalah penyumbatan saluran Intake yang telah berlangsung lama dapat segera teratasi. Kami juga mengimbau kepada masyarakat untuk turut mendukung upaya ini dengan tidak membuang sampah sembarangan ke dalam sungai Batang lubuh,” pungkas Anton.
Dengan demikian, harapan untuk memastikan pasokan air bersih yang lancar dan terjangkau bagi setiap warga Rokan Hulu dapat segera terwujud dalam waktu yang tidak terlalu lama.












