BeritaPeristiwa

Karyawan PT PHI Unit Langgam Diancam dengan Senjata Tajam dan Letusan Senjata Api: Ketua DPRD Pelalawan Mendesak Tindakan Tegas

2790
×

Karyawan PT PHI Unit Langgam Diancam dengan Senjata Tajam dan Letusan Senjata Api: Ketua DPRD Pelalawan Mendesak Tindakan Tegas

Sebarkan artikel ini

Pelalawan, 13 Januari 2024 – Seorang karyawan keamanan, AR (47) tahun, PT Permata Hijau Indonesia (PHI) Unit Langgam, menjadi korban ancaman senjata tajam dan letusan diduga senjata api dari komandan Security pabrik minyak kelapa sawit PT PHI, NR, dan Kepala Distrik Perusahaan (KDP), NT.

AR menceritakan insiden tersebut terjadi setelah masalah dengan komandan Security beberapa hari lalu, yang kemudian mengakibatkan dia dipindahkan ke Security kebun. Namun, pada Jumat (12/01), AR dihadang oleh NR di pinggir jalan, sepeda motornya dihentikan, dan diancam dengan sebilah pisau sangkur.

Advertisement
Scroll ke bawah untuk lihat konten

Saat AR konfrontasi dengan NR, NT datang menggunakan mobil dan mengancam dengan letusan diduga senjata api. Meski beberapa karyawan keamanan berdatangan, situasi semakin tegang ketika KDP keluar dari mobil dengan senjata api, menggenggam keras baju AR, dan mengucapkan kata-kata mengancam.

Merasa terancam, AR berusaha membela diri, namun tak berhasil. Setelah insiden itu, AR melaporkan kejadian tersebut kepada Humas Kebun PT PHI, namun tanpa tanggapan atau solusi.

Mengalami rasa takut dan stres, AR dan temannya menghubungi Ketua DPRD Pelalawan, Baharudin,SH.MH., yang menyarankan AR untuk membuat laporan ke polisi. Baharudin mengecam tindakan manajemen PT PHI sebagai perilaku tidak pantas yang harus dikecam, dan bersedia mendampingi AR melaporkan kejadian ini ke Polsek Pangkalan Kuras, Polres Pelalawan.

Humas PT PHI Unit Langgam, Yusman, tidak dapat dihubungi untuk memberikan tanggapan. Insiden ini mengundang keprihatinan dan menimbulkan tuntutan untuk tindakan tegas dari pihak berwajib guna menegakkan keadilan.

Sumber Narasi : Kompas1net

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *