BeritaKeagamaan

Lautan Obor Terangi Malam Idulfitri di Rohul, Pemerintah Ajak Masyarakat Perkuat Keimanan

302
×

Lautan Obor Terangi Malam Idulfitri di Rohul, Pemerintah Ajak Masyarakat Perkuat Keimanan

Sebarkan artikel ini

ROKAN HULU – Suara tabuhan beduk yang dipukul mantap oleh Pelaksana Harian (Plh) Bupati Rokan Hulu, H. Syafaruddin Poti, bersama jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) menjadi tanda dimulainya Pawai Obor menyambut Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah, Jumat malam (20/3/2026). Dentuman beduk tersebut bukan sekadar seremoni, tetapi menjadi simbol kebersamaan dan kerinduan masyarakat akan datangnya hari kemenangan setelah sebulan penuh menjalankan ibadah puasa.

Lafaz takbir, “Allahu Akbar, Allahu Akbar, Allahu Akbar,” terus menggema, saling bersahutan di sepanjang jalan. Ribuan peserta pawai dari berbagai kalangan, mulai dari pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten Rokan Hulu, tokoh masyarakat, hingga anak-anak dengan wajah ceria, turut ambil bagian dalam kegiatan yang berlangsung khidmat dan penuh semangat religius.

Advertisement
Scroll ke bawah untuk lihat konten

Rute pawai sepanjang kurang lebih dua kilometer dimulai dari gerbang Masjid Agung Madani dan kembali lagi ke halaman masjid tersebut. Sepanjang perjalanan, lautan manusia tampak memadati sisi jalan, menyaksikan iring-iringan obor yang menyala terang di tengah malam. Cahaya api yang bergoyang tertiup angin seolah melambangkan semangat umat Islam untuk terus menjaga dan menghidupkan syiar agama di bumi yang dikenal dengan julukan **“Negeri Seribu Suluk.”**

Salah seorang warga yang ikut serta dalam pawai mengungkapkan bahwa kegiatan tersebut memiliki makna yang mendalam bagi masyarakat. Menurutnya, pawai obor bukan hanya tradisi tahunan, tetapi juga wujud rasa syukur atas keberhasilan menjalani ibadah Ramadan.

“**Malam ini bukan hanya tentang berjalan kaki, tapi tentang merayakan kembalinya kita pada fitrah. Gema takbir ini adalah suara kemenangan kolektif kita,**” ujarnya di sela-sela kegiatan.

Dalam sambutannya, Plh Bupati Rokan Hulu H. Syafaruddin Poti menyampaikan rasa syukur dan kebanggaannya melihat tingginya antusiasme masyarakat dalam memakmurkan masjid selama bulan Ramadan. Ia menilai, semangat kebersamaan dan kekhusyukan ibadah yang terbangun selama Ramadan harus tetap dijaga dan dilanjutkan dalam kehidupan sehari-hari.

Menurutnya, makna kemenangan sejati bukan hanya dirasakan saat perayaan Idulfitri berlangsung, tetapi terletak pada kemampuan umat Islam untuk mempertahankan kebiasaan baik yang telah dibangun selama bulan suci.

Ia juga mengajak masyarakat menjadikan Idulfitri sebagai momentum refleksi diri untuk kembali kepada fitrah, memperkuat keimanan, serta meningkatkan kualitas ibadah. Selain itu, ia menekankan pentingnya menjaga konsistensi dalam memakmurkan masjid dan mempererat ukhuwah Islamiyah di tengah masyarakat.

Saat rombongan pawai kembali memasuki halaman Masjid Agung Madani, suasana haru dan kebahagiaan tampak menyelimuti seluruh peserta. Bagi masyarakat Rokan Hulu, Pawai Obor bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan simbol bahwa api keimanan harus terus dijaga agar tetap menyala, bahkan setelah Ramadan berlalu.

Kini, menjelang fajar Idulfitri, harapan besar tertumpu pada setiap individu agar nilai-nilai kebaikan yang telah ditempa selama sebulan penuh tidak ikut padam bersama obor yang telah diletakkan, melainkan terus menyala dalam kehidupan sehari-hari.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *