BeritaPemerintahan

Pemprov Riau Tutup Sementara Jembatan Sungai Rokan untuk Perbaikan, Ini Rute Alternatifnya

135
×

Pemprov Riau Tutup Sementara Jembatan Sungai Rokan untuk Perbaikan, Ini Rute Alternatifnya

Sebarkan artikel ini

Rokan Hulu — Pemerintah Provinsi Riau melalui Dinas Perhubungan (Dishub) menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) terkait rencana penutupan sementara Jembatan Sungai Rokan untuk keperluan perbaikan dan pemeliharaan. Rakor tersebut dipimpin langsung oleh Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Riau, Andi Yanto, S.H., M.H.

Dalam rapat yang digelar di Ujung Batu, Andi Yanto menyampaikan bahwa perbaikan akan mulai dilaksanakan pada bulan Mei 2025 dan diperkirakan memakan waktu sekitar 6 hingga 7 bulan. Selama proses perbaikan berlangsung, seluruh kendaraan, baik roda dua (R2), roda empat (R4), maupun kendaraan lainnya, dilarang melintasi jembatan tersebut.

Advertisement
Scroll ke bawah untuk lihat konten

Sebagai solusi, Dishub Provinsi Riau telah menyiapkan beberapa jalur alternatif yang sudah disepakati:

Alternatif I (Prioritas R2): Melalui Jembatan Gantung Lubuk Bendahara dengan rute Simpang Siabu — Jembatan Gantung Lubuk Bendahara — Lubuk Bendahara Timur — Pematang Tebih.

Alternatif II (Prioritas R2): Melalui Jembatan Gantung Kota Intan, dengan rute Simpang Ngaso — Pagaran Tapah — Simpang Kota Intan — Jembatan Gantung — Jalan Poros PT. SAI — Simpang Empat Km 8.

Alternatif III (Prioritas R4 dan R6 tanpa muatan sawit): Simpang Ngaso — Kota Lama — Simpang Tiga Kubu Padang — Jalan Poros PT. EDI — PT. SAI — Simpang Empat Km 6.

Dari pihak Dinas PUPR Provinsi Riau, Kabid Teza menyampaikan bahwa perbaikan akan difokuskan pada pengembalian kondisi blok dan lantai jembatan yang mengalami penurunan, khususnya pada pilar 3 arah Pasir Pengaraian. Total anggaran yang dialokasikan untuk perbaikan ini sebesar Rp3,32 miliar, yang bersumber dari APBD Provinsi Riau 2025.

Kepala Dinas PUPR Rokan Hulu, Zulfikri, S.T., didampingi Camat Ujung Batu, H. Rio Pratama, S.STP, M.Si., turut menghimbau masyarakat agar jembatan gantung Lubuk Bendahara hanya digunakan oleh kendaraan roda dua dan pejalan kaki, bukan untuk kendaraan roda empat demi menjaga keselamatan dan infrastruktur sementara.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *