BeritaPeristiwa

Sadis, Diduga Karena Mencuri Seorang Warga Kelurahan Sorek Satu Tewas Diamuk Massa

3339
×

Sadis, Diduga Karena Mencuri Seorang Warga Kelurahan Sorek Satu Tewas Diamuk Massa

Sebarkan artikel ini
Foto : Animasi Pengeroyokan oleh massa terhadap pelaku pencurian

Pelalawan – Seorang warga kelurahan Sorek satu, kecamatan pangkalan kuras, kabupaten Pelalawan Berinisial “M” (43 ) tewas saat diamuk massa dan satu rekan nya kritis diduga karena kedapatan mencuri di salah satu Vulkanisir ban yang berada di jalan lintas timur desa dundangan pada 8 Januari 2023 yang lalu.

Dalam kejadian tersebut Korban “M” terpaksa harus dilarikan kerumah sakit oleh pihak kepolisian yang turun ke lokasi karena sudah tidak sadarkan diri.

Advertisement
Scroll ke bawah untuk lihat konten

Informasi kronologis kejadian yang diperoleh media ini dari Kapolsek pangkalan kuras Kompol Alwis Salwi melalui Kanit Reskrim AKP Jonson Sitompul mengatakan bahwa korban diamuk massa ketika ketahuan mencuri pada malam itu bersama satu orang rekannya di sebuah vulkanisir ban desa dundangan.

“Pada malam itu si korban bersama rekannya didapati sedang mencuri di salah satu vulkanisir ban oleh si pemilik, lalu sipemilik berteriak maling, mengundang spontan massa berdatangan dan melakukan pemukulan dan penganiayaan hingga mengikat tangan si korban.Atas kejadian itu korban tidak sadarkan diri, sementara satu rekannya kritis.Pihak kepolisian langsung turun ke TKP dan langsung membawa korban kerumah sakit, namun sampai disana korban sudah tidak terselamatkan lagi,” jelas Kanit.

Untuk proses hukum, Kanit menambahkan sedang melakukan penyelidikan terkait kejadian tersebut.

“Untuk perkara ini sedang kita lakukan penyelidikan, kita masih memintai keterangan para saksi saksi.Dan rekan si korban satu lagi sudah kita lakukan penahanan untuk kita mintai keterangan,” ungkap AKP Jonson.

Sementara itu pihak keluarga korban mengatakan menyerahkan sepenuhnya kepada pihak kepolisian untuk mengungkap kasus yang menimpa keluarganya.

“Kami ini tidak tau apa apa, kami buta hukum.Semuanya kami serahkan kepada pihak yang berwajib untuk menyelesaikan kasus ini,” ucap keluarga korban “M”.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *