Rokan Hulu– Dalam semarak peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-26 Kabupaten Rokan Hulu (Rohul), tercipta momen bersejarah yang menyentuh dan penuh makna. Untuk pertama kalinya sejak berdirinya kabupaten ini pada tahun 1999, Bupati dan Wakil Bupati aktif turun langsung bersilaturahmi ke kediaman para mantan Bupati dan Wakil Bupati. Kegiatan ini menjadi penanda penting dalam perjalanan kepemimpinan daerah yang dikenal dengan julukan Negeri Seribu Suluk.
Bupati Rokan Hulu, Anton, ST, MM, bersama Wakil Bupati H. Syafaruddin Poti, SH, MM, melakukan anjangsana sebagai bentuk penghormatan kepada para pemimpin terdahulu yang telah berjasa meletakkan pondasi pembangunan daerah. Dengan semangat “Bersama Membangun Negeri”, keduanya mengajak seluruh elemen, termasuk para mantan pemimpin, untuk bersatu dalam visi pembangunan Rohul ke depan.
“Para pemimpin terdahulu telah menanamkan nilai dan perjuangan luar biasa. Kami datang bukan hanya untuk bersilaturahmi, tetapi juga untuk menyatukan hati dan pikiran demi kemajuan Rohul ke depan,” ujar Bupati Anton penuh hormat.
Rangkaian kunjungan dimulai dari kediaman H. Nurhasyim, SH, yang dikenal sebagai Pelaksana Tugas Bupati pertama usai pemekaran tahun 1999. Selanjutnya, rombongan melanjutkan silaturahmi ke kediaman Dr. H. Achmad, M.Si, H. Suparman, S.Sos, M.Si, H. Sukiman, dan Drs. H. Masrul Kasmi, M.Si. Masing-masing kunjungan menjadi ruang berbagi kisah perjuangan, refleksi perjalanan pembangunan, serta diskusi hangat seputar masa depan Rohul.
Tak hanya Bupati, Wakil Bupati H. Syafaruddin Poti juga melakukan kunjungan ke para mantan Wakil Bupati, seperti Ir. H. Hafith Syukri, MM, dan H. Indra Gunawan. Dalam suasana akrab dan penuh nostalgia, para pemimpin lintas generasi bertukar pandangan dan harapan untuk kemajuan daerah.
“Silaturahmi ini bukan seremoni belaka. Ini adalah ungkapan terima kasih dan ajakan untuk terus bersinergi membangun daerah tanpa melihat masa jabatan,” ujar Wabup Poti.
Momentum ini menjadi simbol kebersamaan dan kesinambungan kepemimpinan. Rohul bukan dibangun oleh satu tangan, melainkan hasil dari gotong royong berbagai generasi pemimpin yang mencintai daerah ini sepenuh hati.
Menjelang perayaan HUT Rohul ke-26, kegiatan ini menjadi refleksi bahwa pembangunan bukan hanya soal infrastruktur, tetapi juga soal hati, nilai, dan kolaborasi. Dari generasi ke generasi, semangat membangun terus menyala, membawa Rokan Hulu menuju masa depan yang lebih maju, religius, dan berbudaya.












