AdvetorialBeritaPemerintahan

Bupati Pelalawan Hadiri Penganugerahan Gelar Adat “Ingatan Budi” untuk Kapolri Jenderal Listyo Sigit

486
×

Bupati Pelalawan Hadiri Penganugerahan Gelar Adat “Ingatan Budi” untuk Kapolri Jenderal Listyo Sigit

Sebarkan artikel ini

 

Pekanbaru — Bupati Pelalawan H. Zukri menghadiri prosesi sakral penganugerahan gelar adat kehormatan “Ingatan Budi” kepada Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia, Jenderal Pol. Drs. Listyo Sigit Prabowo, M.Si. Acara adat penuh khidmat ini berlangsung di Balai Adat Lembaga Adat Melayu Riau (LAMR), Sabtu (12/7/2025), dan turut dihadiri oleh Gubernur Riau H. Abdul Wahid, tokoh adat, tokoh masyarakat, serta para kepala daerah se-Riau.

Advertisement
Scroll ke bawah untuk lihat konten

Gelar adat “Ingatan Budi” disematkan langsung oleh Ketua Umum Majelis Kerapatan Adat (MKA) LAMR, Datuk Seri H. Raja Marjohan Yusuf, didampingi oleh Ketua Harian DPH LAMR Datuk Seri H. Taufik Ikram Jamil, serta Gubernur Riau. Gelar ini merupakan bentuk penghormatan tertinggi dari masyarakat adat Melayu kepada pemimpin nasional yang dinilai telah menanam budi secara tulus, ikhlas, dan berkelanjutan.

LAMR menilai Jenderal Sigit layak menerima gelar tersebut karena kepemimpinannya yang menjunjung tinggi budi pekerti dan nilai-nilai kemanusiaan. Dalam tradisi Melayu, “bertanam budi” berarti melakukan kebaikan secara tulus yang meninggalkan jejak dalam hati masyarakat. Hal ini tercermin dalam sejumlah program transformasi Polri, inovasi pelayanan publik, pendekatan humanis dalam menjaga keamanan, serta peran aktif Kapolri dalam penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla), khususnya di Riau.

Usai mengikuti prosesi penganugerahan, Bupati Pelalawan H. Zukri menyampaikan apresiasi dan rasa hormat atas makna besar dari gelar adat tersebut. Ia menilai prosesi itu bukan sekadar seremoni, tetapi bentuk penegasan nilai luhur dalam kepemimpinan.

“Apa yang kita saksikan hari ini bukan sekadar prosesi adat, tapi sebuah penegasan bahwa nilai-nilai budi pekerti dan kepemimpinan yang berakar pada keikhlasan masih sangat dijunjung tinggi oleh masyarakat Melayu. Dan Bapak Kapolri telah menunjukkan itu dengan nyata dalam pengabdian beliau,” ujar Bupati Zukri.

Acara tersebut menegaskan pentingnya peran tokoh nasional dalam menjaga harmoni, keamanan, serta nilai-nilai budaya di tengah masyarakat, khususnya di Bumi Lancang Kuning.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *